
PANDEGLANG – Rumah semi permanen milik Rukman (30) warga Kampung Jerenong RT 03 RW 04, Desa Babakanlor, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang rata dengan tanah usai dihantam angin kencang pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi.
Hatimah istri dari Rukman menyampaikan, sewaktu kejadian dirinya sedang berada di rumah orangtuanya yang tidak jauh dari rumah miliknya, sedangkan sang suami sedang bekerja di sawah.
Kata dia, awalnya mendengar suara angin yang begitu kencang namun tidak berpikir kalau rumahnya bakal terimbas, akan tetapi dirinya sangat terkejut ketika keluar dari rumah orangtuanya melihat rumah miliknya sudah ambruk.
“Awalnya denger suara angin, pas saya keluar saya lihat rumah saya sudah roboh, terus saya kasih tahu suami di sawah kalau rumah kami roboh,” kata Hatimah.
Sementara itu, Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana membenarkan kejadian itu. Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp30 juta.
“Para korban untuk sementara tinggal di rumah orangtuanya karena rumahnya tidak memungkinkan untuk ditinggali, kebetulan juga rumah orangtuanya tidak jauh dari lokasi kejadian,” terangnya. (Med/Red)