LEBAK – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak mengakibatkan jalan poros desa yang menghubungkan Desa Hegarmanah dengan Desa Sindangratu, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, amblas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor tersebut menyebabkan badan jalan amblas dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Akibatnya, jalur vital yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari nyaris tidak dapat dilalui.
Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Benar, setelah mengetahui adanya jalan amblas, kami bersama unsur terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk melihat seberapa parah kondisinya,” kata Acep saat dihubungi, Jumat (19/12/2025).
Ia menjelaskan, longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus selama dua hari terakhir. Kondisi tanah yang labil membuat badan jalan tidak mampu menahan tekanan air.
“Jumlah titik longsor ada tiga titik dalam satu jalur yang sama. Panjang longsoran masing-masing titik yakni titik pertama sekitar 20 meter, titik kedua 15 meter, dan titik ketiga sekitar 25 meter,” ujarnya.
Dampak longsor tersebut langsung dirasakan masyarakat. Hingga kini, akses jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dengan tingkat risiko tinggi. Sementara kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Bahkan, sebagian warga terpaksa berjalan kaki untuk melewati jalur tersebut meski kondisi tanah masih rawan pergerakan.
“Masyarakat tidak bisa melintas menggunakan kendaraan roda empat. Hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat dan itu pun harus ekstra hati-hati,” ungkap Acep.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali turun. Warga juga diminta menghindari lokasi longsor dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan.
“Kami mengimbau pengguna jalan dari Hegarmanah ke Sindangratu agar berhati-hati karena jalan yang longsor belum diperbaiki. Untuk keselamatan, silakan gunakan jalur alternatif,” pungkasnya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo
