
PANDEGLANG — Perselisihan antarwarga berujung maut di Kampung Geleuhcareuh, Desa Pasireurih, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dulmalik tewas setelah tetangganya, Sumantri, diduga memukulinya pada Selasa (8/9/2026) malam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat warga mempersiapkan acara Maulid Nabi di masjid kampung. Dulmalik dan Sumantri kemudian terlibat adu mulut di sekitar rumah pelaku.
Sejumlah warga yang melihat keributan langsung melerai keduanya. Warga juga membawa Sumantri kembali ke rumahnya. Namun, pelaku diduga kembali mendatangi korban dan langsung memukulinya.
Salah seorang saksi, Yusuf mengatakan, dirinya mengetahui keributan setelah sang istri membangunkannya. Ia kemudian keluar rumah dan melihat korban bersama pelaku tengah beradu mulut.
“Kejadiannya habis isya sekitar pukul 20.00 WIB. Waktu itu saya lagi tidur kedengeran sama istri terus bangunin saya katanya ada orang lagi ribut, makanya saya pisahkan. Kalau masalah soal apa saya juga tidak tahu,” kata Yusuf, Rabu (9/9/2026).
Menurut Yusuf, korban langsung kehilangan kesadaran setelah mendapat pukulan. Warga kemudian membawa Dulmalik ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis.
“Lagi banyak orang makanya pas korban pingsan langsung dibawa sama warga ke puskesmas. Sehabis kejadian saya kurang tahu pelaku pergi ke mana,” ujarnya.
Namun, tenaga medis tidak mampu menyelamatkan nyawa Dulmalik. Korban akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan.
Polisi masih menangani kasus tersebut dan mendalami penyebab perselisihan yang berujung penganiayaan maut itu.
Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd