
PANDEGLANG — Truk bermuatan sekitar 7 ton semen terperosok ke selokan di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (16/9/2026). Sopir menduga rem truk blong setelah mesin mati saat kendaraan menanjak.
Truk bernomor polisi B 9389 JQO itu kehilangan kendali saat melaju menanjak sekitar pukul 08.30 WIB.
Sopir, Nana, mengaku mesin tiba-tiba mati. Tak lama kemudian, rem tidak berfungsi dan truk bergerak mundur.
“Lagi nanjak, tiba-tiba mesin mati. Setelah itu rem blong, mobil mundur. Ada kendaraan di belakang, saya langsung banting setir ke kanan buat cari aman,” kata Nana di lokasi.
Nana mengangkut semen dari Serang menuju Menes. Ia seorang diri dalam truk saat kecelakaan terjadi.
“Muatannya sekitar 7 ton. Mobil blong, enggak ada tekanan rem. Saya sendirian di dalam mobil,” ujarnya.
Saat mundur, truk sempat menyenggol mobil tangki pengangkut air yang melaju dari arah berlawanan. Insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi menyebabkan kerusakan pada kendaraan lain.
“Alhamdulillah enggak ada korban. Cuma kendaraan lain ada yang mengalami kerusakan,” ucapnya.
Truk masih berada di lokasi hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas dan pihak terkait memindahkan muatan semen ke truk lain agar pengiriman dapat berlanjut.
Sementara itu, Satlantas Polres Pandeglang menangani kecelakaan tersebut. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Senna Indiarto Rajasa Putra mengatakan, penyelidikan masih berjalan.
“Masih kami tangani. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan terkait kecelakaan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Senna.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd