Beranda Pemerintahan Diduga Overload, Server Kemendagri Tolak Data KTP-el

Diduga Overload, Server Kemendagri Tolak Data KTP-el

Plt Sekretaris Disdukcapil Lebak Ahmad Nur

LEBAK – Server di Pusat Data KTP Kementerian Dalam Negeri tidak dapat menerima data hasil perekaman KTP-el yang dikiriman Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Lebak. Akibatnya Disdukcapil tidak dapat melakukan proses pencetakan KTP-el.

“Saat ini orang habis rekam tak bisa langsung dapat KTP-el. Karena server pusatnya tak konek yang diduga sudah overload,” kata Plt Sekretaris Disdukcapil Lebak Ahmad Nur, Selasa (21/8/2018).

Menurut Ahmad, pihaknya menduga server overload karena tidak lagi bisa menerima kiriman data hasil perkeman. Sehingga hanya tersimpan di data base Disdukcapil.

“Kalau datanya tak tersimpan di server pusat data maka kita tak dapat menindaklanjuti ke proses pencetakan. Jadi bagi para pemula yang baru perekeman sementara ini tidak dapat di cetak,” katanya.

Ahmad mengungkapkan, belum bisa diprosesnya pencetakan berlaku bagi mereka yang baru melakukan perekaman. Sementara bagi warga sudah melakukan perekaman jauh-jauh hari masih bisa.

“Berdasarkan data ada lebih dari 30.000 orang masuk daftar tunggu. Secara bertahap dilakukan pencetakan sesuai permintaan warga bersangkutan,” katanya.

Ahmad mengungkapkan, proses pencetakan dilakukan bertahap karena jumlah kepingan blanko KTP-el yang terbatas. Kemarin pada tanggal 10 Agustus, Kadisdukcapil mencoba mengambil blanko langsung ke Dirjen Dukcapil.

” Alhamdulillah dapet 10 ribu keping, blanko tersebut digunakan untuk melayani pencetakan 1 hari jadi bagi yang datang sendiri dan menukar suket dan untuk yang pemohon kolektif dari desa dengan membawa surat tugas kades maka kita layani,” katanya.

dari jumlah 10 ribu, sampai dengan hari ini tersisa 5.000 lagi. “Per hari berkisar 500-800 keping kita cetak. Hanya yang kami sayangkan sekarang ini yang baru rekam tidak dapat langsung terproses siap cetak dari pusat sehingga kita msh mencetak suket untuk pemohon yang baru rekam,” katanya. (Tra/Ali/Red)