
CILEGON — Kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kota Cilegon. Sebanyak sembilan siswa SD Negeri Cikerai 2 dilarikan ke Puskesmas Cibeber setelah mengalami gangguan kesehatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Para siswa mengeluhkan gejala seperti sakit perut dan pusing usai mengonsumsi MBG serta obat cacing.
Kepala SD Negeri Cikerai 2, Imas, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut para siswa mulai merasakan keluhan saat jam istirahat sekolah.
“Kejadiannya sekitar jam istirahat, antara pukul 09.00 sampai 10.00 WIB. Ada 9 siswa yang dibawa ke Puskesmas Cibeber. Kemarin sudah pulang, tinggal satu siswa yang baru pulang pagi ini. Tapi yang satu itu sebelumnya makan pedas dan tidak mengonsumsi MBG,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (21/4/2026).
Meski demikian, Imas menduga kondisi para siswa saat itu memang sedang tidak fit.
“Mungkin saat itu kondisi tubuh siswa sedang drop. Soalnya, guru-guru dan siswa lain yang makan juga aman-aman saja,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pihak sekolah masih menerima distribusi MBG seperti biasa pascakejadian. Imas menjelaskan, pengiriman makanan tetap dilakukan oleh SPPG karena belum ada instruksi penghentian.
“Kami tetap menerima karena belum ada pemberhentian dari pihak terkait. Tapi saya tidak mewajibkan siswa untuk mengonsumsi, hanya yang mau saja,” jelasnya.
Sementara itu, pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dikabarkan akan melakukan pengecekan dengan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab gangguan kesehatan para siswa.
Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo