Beranda Komunitas Dibuat Oleh Napi, Perahu Katamaran Ini Jadi Armada Wisata Cisadane

Dibuat Oleh Napi, Perahu Katamaran Ini Jadi Armada Wisata Cisadane

755
0
Proses design dan pengecatan perahu yang bakal dijadikan armada wisata Sungai Cisadane, Selasa (21/7/2020). (Dok Banksasuci)

TANGERANG – Sebuah perahu katamaran atau berlambung dua yang bisa mengangkut puluhan penumpang karya warga binaan Lapas Kelas IIA Tangerang bakal dipergunakan sebagai armada wisata Sungai Cisadane. Perahu milik Kampung Talas tersebut saat ini akan dikelola bersama-sama Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci).

Aktivis Banksasuci Ricky Rikardo mengatakan, perahu wisata Cisadane merupakan kolaborasi antara Banksasuci dengan warga Kampung Talas, Kelurahan Pasar Baru. Perahu yang sedang didesain itu saat ini diletakkan di Banksasuci. “Dikarenakan di Kampung Talas belum ada dermaga lalu perahu diletakkan di Banksasuci dan sedang dalam proses desain dan pemasangan mesin,” katanya, Selasa (21/7/2020).

Ricky mengungkapkan, perahu yang akan diberi nama Bumi Pertiwi itu memiliki panjang 13 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 2,7 meter dengan kapasitas maksimal 40 orang dengan 4 orang kru yang terdiri dari nakhoda, safety guard dan guide. Kata dia, perahu juga akan menggunakan tempat duduk pesawat terbang, kemudian dilengkapi kafe dan toilet.





“Untuk rute yang awalnya hanya dari dermaga Robinson ke gedung Cisadane akan diperluas mulai dari dermaga Banksasuci hingga ke Gedung Cisadane. Perahu juga menggunakan mesin di atas air yang sesuai dengan kondisi Cisadane,” jelasnya.

Tak sekadar untuk wisata, perahu ini juga mengedukasi masyarakat akan kekayaan alam yang membentang di Kota Tangerang yakni sungai Cisadane. Wisatawan akan mengetahui kondisi sesungguhnya dari sungai Cisadane yang terlihat tenang namun di dalamnya penuh dengan sampah. “Setidaknya, dengan ini masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” tuturnya.

Selain berfungsi sebagai kapal wisata, kapal berjenis ini juga multifungsi untuk keperluan rescue di Sungai Cisadane. “Kapal juga dirancang untuk membantu penyelamatan saat terjadi misalkan pencarian orang tenggelam dan hilang di Sungai Cisadane,” pungkasnya. (Tra/Wan/Red)