Beranda Pemerintahan Dewan Minta Pemkot Serang Segara Tutup Peternakan Ayam Ilegal di Kasemen

Dewan Minta Pemkot Serang Segara Tutup Peternakan Ayam Ilegal di Kasemen

126
0
Komisi I DPRD Kota Serang dengan didampingi perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Lurah Kasemen dan RT setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi peternakan ayam tersebut

SERANG – Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi meminta agar Pemkot Serang segera menutup aktivitas sejumlah peternakan ayam di wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Sebab, selain banyak keluhan warga sekitar, sejumlah peternakan ayam tersebut sudah menyalahi aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Serang.

“Saya yang mendisposisikan mereka (Komisi I-red) sidak. Harusnya kan Dinkes dan dinas perizinan tegas dong agar segera menutupnya. Ini kan udah banyak keluhan limbahnya menggangu warga sekitar, seperti baunya, kemudian lalat juga,” ujarnya, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya warga sudah kesal dengan aktivitas peternakan ayam tersebut. Sehingga mereka mengadu pada DPRD Kota Serang untuk segera menutup usaha peternakan yang beroperasi di Kecamatan Kasemen.

“Seharusnya sebelum ngadu ke dewan, pejabat setempat pejabat setempat itu harusnya memberi teguran, jangan sampai warga terus ngadu ke kita. Ini artinya warga sudah kesalkan dengan aktivitas peternakan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya Komisi I DPRD Kota Serang dengan didampingi perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Lurah Kasemen dan RT setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi peternakan ayam tersebut.

Keberadaan peternakan ayam tersebut menyebabkan aroma bau hingga pemukiman dan banyak mendatangkan lalat.

Di kelurahan Kasemen sendiri, terdapat tiga lokasi peternakan ayam yang dikeluhkan warga yakni di Kampung Angsana, Kampung Kronjen dan Kampung Kedung Leles.
Sampai berita ini ditulis, lurah Kasemen belum bisa dihubungi. (Dhe/Red)