CILEGON – Wakil Ketua DPRD Cilegon, Masduki menegaskan bahwa Walikota Cilegon, Robinsar harus berani mencopot pejabat Eselon II dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkinerja buruk. Menurut Masduki, Robinsar seharusnya sudah bisa menilai kinerja para ASN dari serapan anggaran yang rendah dan turunnya pendapatan daerah.
“Kalau melihat standardisasi sebelumnya banyak kinerja ASN belum maksimal,” ujar Masduki ditemui di Gedung DPRD Kota Cilegon, Kamis (24/7/2025).
Menurut politisi PAN itu, mengganti atau mempertahankan pejabat Eselon II dan ASN merupakan hak seorang kepala daerah agar kinerja pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
“Walikota sepertinya juga sudah melihat kinerja mereka. Walikota juga bisa melihat dari setiap rapat-rapat yang dihadiri, bisa menilai secara langsung pola kerjanya, pola pemaparannya, minimal bisa mengevaluasi secara langsung, siapa-siapa yang perlu dipertahankan dan siapa saja yang perlu diganti, bisa menilai langsung momentumnya, jadi walikota harus berani memutuskan,” tandasnya.
Dia menilai tidak ada alasan bagi pejabat Eselon II dan ASN menurunkan kinerjanya karena pemerintahan saat ini merupakan pemerintahan transisi dari pemerintahan sebelumnya.
“Hari ini mungkin tidak maksimal karena masih transisi pemerintahan. Selain itu belum ada penetapan kapan mutasi rotasi dilaksanakan, jadi masih ada kegalauan ASN. Akan tetapi jangan sampai masyarakat yang dikorbankan. Sebab itu walikota harus tegas mengambil keputusan,” tegasnya.
Sebelumnya, Walikota Cilegon, Robinsar memastikan bahwa rotasi-mutasi pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera dilaksanakan.
Politisi Partai Golkar itu memastikan rotasi mutasi ASN dilaksanakan pada Agustus 2025 mendatang.
Menurut Robinsar hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dimana kepala daerah setelah dilantik boleh melakukan rotasi mutasi ASN setelah 6 bulan menjabat.
“(Rotasi mutasi ASN) sesuai aturan Agustus, sekarang kan masih bulan Juli. Jadi sekalian nanti efektif Agustus. Jadi efektifnya 6 bulan setelah pelantikan,” ujar Robinsar kepada wartawan di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (15/7/2025) lalu.
Sebab itu, kata Robinsar, pihaknya meminta kepada ASN agar fokus bekerja dengan baik dan maksimal demi pelayanan dan kepentingan masyarakat.
“Jadi sekarang teman-teman ASN fokus kerja saja dan mengoptimalkan kinerja. Gak perlu galau, berikan yang terbaik saja, bekerja dengan haik,,” ucapnya.
Robinsar juga menyatakan bahwa Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Cilegon belum efektif bekerja.
“Nanti sekalian bulan Agustus,” ucapnya.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
