Beranda Pemerintahan Daya Beli Warga Cilegon Diklaim Tinggi, Pemkot : Itu Indikasi Kesejahteraan

Daya Beli Warga Cilegon Diklaim Tinggi, Pemkot : Itu Indikasi Kesejahteraan

Ilustrasi - foto istimewa detak.co

CILEGON – Indeks daya beli masyarakat Kota Cilegon diklaim terbilang tinggi. Pasalnya, tingkat daya beli warga Kota Industri diekspektasikan sebesar Rp12.562 per tahun atau per kapita.

Demikian dikutip dari dokumen Ringkasan Eksekutif Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Cilegon 2020, Jumat (1/2/2019).

“Besarnya daya beli menunjukkan tingkat kemampuan konsumsi penduduk. Semakin besar daya beli, mengindikasikan kesejahteraan penduduk semakin membaik,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati belum lama ini.

Indeks daya beli masyarakat tidak lepas dari tiga komponen yakni indeks harapan hidup, indeks tingkat pendidikan dan indeks kesehatan.

“Jika ketiga komponen tersebut memiliki kualitas yang baik, maka secara otomatis sumber daya manusianya memiliki kualitas yang baik pula. Indeks pembangunan manusia menunjukkan seberapa besar tingkat pencapaian dari pembangunan yang telah dilakukan selama ini dari bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi,” paparnya.

Dia mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks gabungan dari tiga komponen penilai kualitas sumber daya manusia. Jika ketiga komponen tersebut memiliki kualitas yang baik, maka secara otomatis sumber daya manusianya yang memiliki kualitas yang baik pula.

IPM Kota Cilegon saat ini berada di urutan ketiga setelah Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang dengan nilai 72,29.

“IPM menunjukkan seberapa besar tingkat pencapaian dari pembangunan yang telah dilakukan selama ini,” katanya.

Sementara untuk Angka Harapan Hidup Kota Cilegon mengalami kenaikan. Pada tahun 2017, harapan hidup kota baja diasumsikan sebesar 66,32, artinya bayi yang dilahirkan pada 2017 mempunyai peluang/harapan hidup selama 66 tahun.

“Peningkatan angka indeks harapan hidup tersebut menunjukkan tingkat kesehatan penduduk Kota Cilegon semakin baik dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Indeks pendidikan di Kota Cilegon juga terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2017 harapan lama sekolah sebesar 13,12 tahun. Sementara untuk rata-rata lama sekolah 9,69 tahun.

“Ini menunjukkan bahwa secara rata-rata lama sekolah penduduk Cilegon telah mampu menyelesaikan pendidikan tingkat SMP,” imbuhnya. (Man/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News