Beranda Berita Premiun Dari Ciledug ke Thailand, Robotik Pelajar SMP PGRI 2 Buktikan Bisa Bersaing...

Dari Ciledug ke Thailand, Robotik Pelajar SMP PGRI 2 Buktikan Bisa Bersaing di Kancah Dunia

pelajar SMP PGRI 2 Ciledug membawa nama Kota Tangerang hingga ke panggung internasional

TANGERANG – Dari ruang belajar di Ciledug, langkah para pelajar SMP PGRI 2 Ciledug membawa nama Kota Tangerang hingga ke panggung internasional.

Lewat kepiawaian merancang dan mengembangkan robot, Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug berhasil menorehkan prestasi dalam ajang 2026 World Greentech Contest yang berlangsung di Thailand pada 8 Agustus 2026.

Bukan sekadar mengikuti kompetisi, para pelajar tersebut pulang membawa dua penghargaan sekaligus. Dalam kategori Robot for Mission, tim Autobot-P2C berhasil meraih Second Runner Up, sementara tim Precious menyabet penghargaan Excellence Winner.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan kemampuan teknologi pelajar daerah mampu bersaing di tengah peserta dari berbagai negara.

Namun, di balik dua penghargaan tersebut, ada cerita tentang keberanian untuk mencoba, rasa gugup, kerja sama tim, serta keinginan untuk terus belajar.

Salah satu anggota tim, Dyas Putra Ramadhan, mengaku bangga sekaligus bersyukur dapat menjadi bagian dari kompetisi robotik tingkat internasional tersebut.

Bagi Dyas, keberangkatan ke Thailand bukan hanya tentang mengejar piala. Kompetisi itu menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan yang selama ini mereka kembangkan sekaligus mendapatkan pengalaman baru di dunia robotik.

“Awalnya kami sempat merasa gugup dan kurang percaya diri karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Namun, kami berusaha tetap fokus, saling mendukung, dan memberikan yang terbaik hingga akhirnya bisa meraih penghargaan,” ujar Dyas.

Rasa gugup yang sempat muncul justru menjadi tantangan yang harus mereka hadapi bersama. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai negara, kekompakan menjadi salah satu modal penting bagi tim.

Mereka tidak hanya dituntut mampu mengoperasikan robot, tetapi juga menunjukkan kreativitas, ketepatan, serta kemampuan menyelesaikan misi yang diberikan dalam kompetisi.

Baca Juga :  Akademisi Berharap Pendidikan di Kota Tangerang Semakin Melesat

Hasilnya, kerja keras tersebut terbayar dengan dua penghargaan yang berhasil dibawa pulang ke Kota Tangerang.

Bagi para pelajar tersebut, prestasi itu bukanlah akhir perjalanan. Justru, penghargaan di Thailand menjadi pemicu untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani menghadapi kompetisi yang lebih besar.

Dyas berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dirinya dan anggota tim lainnya untuk terus belajar dan berinovasi.

“Semoga ke depannya kami bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi dan menginspirasi teman-teman lainnya untuk berani mengikuti kompetisi hingga tingkat internasional,” tambahnya.

Ketika Teknologi Menjadi Jalan Menuju Dunia

Prestasi Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug menunjukkan bahwa kesempatan untuk bersaing di tingkat global dapat dimulai dari lingkungan sekolah.

Robot yang dikembangkan para pelajar bukan hanya menjadi perangkat teknologi untuk mengikuti perlombaan. Di balik proses pembuatannya terdapat proses belajar, eksperimen, kegagalan, evaluasi, hingga kerja sama yang membentuk karakter para anggotanya.

Dari Ciledug, mereka belajar bahwa teknologi tidak mengenal batas wilayah.

Panggung kompetisi di Thailand menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan bahwa kemampuan dan kreativitas generasi muda Kota Tangerang layak diperhitungkan di tingkat internasional.

Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani mengembangkan potensi di bidang teknologi. Sebab, prestasi besar tidak selalu dimulai dari tempat yang besar, tetapi dari keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk terus belajar.

Dua penghargaan yang diraih Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug akhirnya bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah.

Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi cerita tentang anak-anak muda dari Ciledug yang berani membawa karya dan kemampuan mereka melangkah lebih jauh—hingga ke panggung dunia.

Tim Redaksi