
LEBAK – Komando Distrik Militer (Kodim 0603/Lebak) menyampaikan progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Lebak telah melampaui 50 persen. Dari total 345 titik yang ditargetkan, sebanyak 195 gerai KDMP telah dibangun, dengan enam di antaranya telah rampung 100 persen.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, mengatakan hingga saat ini sebanyak 263 titik KDMP telah masuk dalam portal pendataan, dan 195 titik di antaranya telah memasuki tahap pembangunan fisik.
“Target pembangunan di Kabupaten Lebak sebanyak 345 titik KDMP. Hingga saat ini sekitar 263 titik sudah masuk portal dan sekitar 195 titik sudah kita bangun. Artinya, progresnya sudah lebih dari 50 persen,” kata Mahendra kepada awak media, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan pihaknya akan terus mempercepat pembangunan KDMP agar target dapat segera terealisasi. Hingga akhir Februari 2026, diproyeksikan akan ada tambahan sekitar 20 titik KDMP yang rampung 100 persen.
“Dari enam titik KDMP yang telah selesai 100 persen, seluruhnya sudah dilakukan ground breaking. Enam titik tersebut berada di wilayah Rangkasbitung, Sajira, Maja Baru, dan Leuwidamar. Pembangunan KDMP ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa sekaligus memperluas akses layanan koperasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Mahendra juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi dalam pembangunan KDMP, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa.
“Ada desa yang belum memiliki lahan, ada juga yang lahannya sudah tersedia namun masih memerlukan proses birokrasi perizinan. Kami membantu dengan cara menjemput bola, menengahi, serta membantu desa dalam menyelesaikan perizinannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap pembangunan KDMP dilakukan setelah melalui musyawarah desa (musdes) dan seluruh perizinan dinyatakan lengkap.
“Jika sudah dimusdeskan, perizinannya lengkap, dan diputuskan untuk dibangun, maka kami langsung melaksanakan pembangunannya,” pungkasnya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo