Beranda Pemerintahan Dampak Covid-19, Pengangguran di Banten Makin Meroket

Dampak Covid-19, Pengangguran di Banten Makin Meroket

Para pencari kerja di Banten sat acara Jobfair - (Foto Mir/BantenNews.co.id)

SERANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi memastikan bertambahnya angka pengangguran merupakan dampak dari Covid-19.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat angka pengangguran di Provinsi Banten bertambah sebesar 10,64 persen atau sebanyak 661 ribu orang. Berdasarkan data BPS Banten, angka tersebut naik 2,53 persen poin atau bertambah sebanyak 171 ribu orang dimana angka penangguran didominasi oleh lulusan SMK.

“Nganggur bertambah. Hampir semua daerah bertambah, karena dampak Covid-19. Kita nomor urut kedua di Indonesia,” kata Al Hamidi, Rabu (11/11/2020).

Untuk mengurangi angka pengangguran, lanjut Al Hamidi, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah salah satunya membuat program yang merujuk pada sistem rekruitmen tenaga kerja.

“Tahun 2021 akan ada pergerakan untuk temen-temen tenaga kerja. Program akan merujuk pada sistem tenaga kerja. Mudah-mudahan (tahun) berikutnya tidak nomor urut dua lagi ya. Nomor lima atau berapa lah,” ujarnya.

Menurut Al Hamidi, pihaknya juga optimis adanya investasi yang masuk ke Banten dapat menjadi pemecah masalah pengangguran.

“Sementara saat ini adanya investasi yang masuk ke wilayah Banten. Dengan adanya investasi itu tentu artinya ada tenaga kerja yang masuk ke dalam dunia kerja,” katanya.

(Mir/Red/SG)