Beranda Peristiwa Damkar Lebak Latih Prajurit Yonif 840/Golok Sakti Operasikan Rantis Pemadam

Damkar Lebak Latih Prajurit Yonif 840/Golok Sakti Operasikan Rantis Pemadam

Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 840/Golok Sakti saat mengikuti pelatihan pemadam kebakaran. (Foto: Sandi/BantenNews.co.id)

LEBAK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar pelatihan pengoperasian kendaraan taktis (rantis) pemadam kebakaran bagi prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 840/Golok Sakti. Kegiatan berlangsung di Markas Batalyon Infanteri, Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Selasa (21/4/2026).

Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis secara langsung terkait penggunaan mobil pemadam kebakaran, mulai dari dasar hingga tahap operasional.

Komandan Kompi Markas Yonif TP 840/Golok Sakti, Letda Inf Joko Abdul Cholik, mengatakan bahwa bimbingan ini difokuskan pada pengenalan bertahap terhadap pengoperasian rantis damkar.

“Ini adalah latihan bagaimana mengoperasionalkan kendaraan kebakaran. Prajurit belajar mulai dari penggunaan di dalam kendaraan, cara mengeluarkan dan melipat selang, hingga penempatan air atau water cannon. Semua ada tahapannya dan harus dipahami dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah prajurit memahami mekanisme dasar, pelatihan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya, yakni teknik pemadaman kebakaran secara langsung di lapangan.

“Kalau semua sudah siap operasional, baru kita masuk ke teknik pemadaman. Jadi prosesnya bertahap,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan bagian dari penguatan peran Yonif TP 840 sebagai satuan teritorial pembangunan yang siap membantu kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat.

“Ke depan, sesuai fungsi teritorial pembangunan, kami siap membantu pemerintah daerah, baik dalam penanggulangan kebakaran, dukungan rumah sakit, maupun situasi darurat lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak, Iwan Dermawan, mengapresiasi inisiatif Yonif 840 yang melibatkan pihaknya dalam pelatihan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pengoperasian unit pemadam kebakaran memiliki spesifikasi teknis yang kompleks, sehingga membutuhkan latihan berkelanjutan.

“Kami diundang untuk memberikan pemahaman dan pelatihan langsung kepada anggota TNI. Unit pemadam ini memang spesifik, jadi harus sering dilatih agar benar-benar siap saat dibutuhkan,” katanya.

Baca Juga :  Ada Potensi Ketidakpastian Ekonomi, Pemprov Banten Jadwal Ulang Program Kegiatan 2023

Iwan menambahkan, pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan unsur keamanan dalam upaya meminimalisir risiko kebakaran.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, prajurit Batalyon Golok Sakti dapat lebih sigap dan terampil dalam menangani kejadian kebakaran, baik di lingkungan tugas maupun masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo