Beranda Peristiwa Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Lebak Dilanda Bencana

Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Lebak Dilanda Bencana

Banjir di wilayah Lebak. (IST)

LEBAK – Akibat curah hujan yang cukup tinggi, tiga Kecamatan di Kabupaten Lebak dilanda berbagai bencana, mulai dari banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Informasi yang didapat, tiga kecamatan yang dilanda bencana tersebut yakni, di Kecamatan Cilograng terjadi bencana tanah longsor, di Kecamatan Curugbitung terjadi pohon tumbang akibat angin puting beliung, serta di Kecamatan Bayah terjadi banjir, longsor dan pohon tumbang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Setiawan membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, bencana banjir, longsor dan pohon tumbang telah menerjang wilayah Kabupaten Lebak. Saat ini tim tengah di lokasi guna melakukan penanganan dan verifikasi data kerusakan,” kata Febby saat dihubungi, Sabtu (24/9/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan sementara yang BPBD terima, sedikitnya ada 3 unit rumah rusak terdampak longsor itu di Kecamatan Cilograng, dan 1 hektar lahan persawahan di Kampung Sukajaya, Desa Bayah Timur, terendam banjir.

“Saat ini kita sedang melakukan verifikasi data ke lokasi, karena fokus kita adalah penyelamatan warga terlebih dahulu. Untuk longsor yang menutupi jalan poros desa di Bayah Timur saat ini sudah kita evakuasi bersama dengan warga sekitar, sehingga jalan itu bisa dilalui lagi,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, jika dalam bencana tersebut tidak ada korban jiwa, namun pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada akan potensi bencana mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi hingga 28 September 2022.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada bila terjadi hujan. Karena tidak menutup kemungkinan akan berpotensi bencana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik melaporkan jika pada bencana itu sekiranya ada 10 rumah di Desa Bayah Timur yang rusak akibat longsor, 1 hektare ladang persawahan terendam banjir juga jembatan Cimandur penghubung antar Desa terancam roboh.

“Saat ini di lokasi masih diguyur hujan, dan sungai Cimandur sendiri masih terus meluap. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kita minta warga untuk waspada, khususnya bagi warga yang berada di bantaran sungai dan daerah rawan longsor kita sudah minta mereka untuk melakukan evakuasi, khawatir adanya bencana susulan,” katanya.

(San/Red)