Beranda Peristiwa Cuma Dibayar Rp20 Ribu, Wanita di Tangsel Rela Bayinya Dicat Silver untuk...

Cuma Dibayar Rp20 Ribu, Wanita di Tangsel Rela Bayinya Dicat Silver untuk Ngemis

TANGSEL – Jagad maya belakangan ini dihebohkan dengan penampakan gambar seorang Balita yang dicat warna silver di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pengecatan Balita tersebut diketahui guna menarik simpati masyarakat untuk meminta-minta dan mendapatkan belas kasihan, lalu diberi uang.

Namun info terkahir yang didapat BantenNews.co.id, balita tersebut dibawa untuk meminta-minta dan dicat silver bukan oleh orangtuanya, melainkan oleh tetangganya.

Dijelaskan Kepala Seksi Penegak Perundang-undangan pada Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al-Fachry, ibu bayi berinisial N menitipkan buah hatinya itu kepada tetangga lantaran dia mau meminta-minta dengan badan dicat silver di kawasan pom bensin Parakan, Kecamatan Pamulang.

Namun entah kenapa, tetangganya yang merupakan pasangan suami istri berinisial E dan P malah membawa dan mengecat Balita (bukan anaknya itu), juga untuk meminta-minta.

“Menurut pengakuan N, dirinya saat melakukan aksi minta-minta dengan badan dicat silver tidak pernah membawa bayinya. Namun pada saat tertangkap kamera itu, bayinya tersebut dibawa oleh tetangganya berinisal E dan P, suami istri yang juga melakukan aksi minta-minta dengan cat silver,” jelas Muksin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (26/9/2021).

Lanjut Muksin, menurut N dirinya tidak tahu kalau anaknya itu dibawa meminta-minta. N sempat khawatir dengan anaknya itu. Namun setelah E dan P pulang, N diberi uang oleh pasangan itu sebesar Rp20 ribu untuk beli susu dan pempers.

“Anaknya biasanya dititipkan ke tetangganya E dan P, tapi pada hari itu E dan P itu membawa bayinya yang katanya sedang menyilver nah dia tidak tau kalo anaknya diajak, itu pengakuan ibunya. Tetapi memang pada saat pulang, badannya, tangannya, kakinya ada silvernya. Menurut pengakuan N, ia di beri uang 20 ribu untuk jatah beli pampers dan susu,” papar Muksin.

Selanjutnya, kata Muksin, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk dilakukan penindakan lebih lanjut terkait Anjal yang ada di Tangsel.

“Apabila masih ada yang membawa anak-anak balita, kita tentunya akan melakukan lebih intensif biar hal itu tidak terjadi lagi apabila kota kami adalah kota layak anak, jadi agar tidak ada lagi anak-anak bayi yang di manfaatkan untuk kegiatan mereka,” ucapnya.

(Ihy/Red)