Beranda Pemerintahan Cilegon Darurat Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Cilegon Darurat Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

345
0
Ilustrasi - foto istimewa okezone.com

CILEGON – Kasus kekerasan seksual pada anak di Kota Cilegon masuk kedalam kondisi darurat. Pasalnya, dalam setahun kasus kekerasan seksual di Kota Industri pada 2018 terdapat 88 kasus. Jumlah ini terbilang meningkat bila dibandingkan dengan 2017 sebanyak 41 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan pada awal 2019 ini tercatat sebanyak empat korban kekerasan seksual.

“Dilihat dari datanya memang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan cukup tinggi. Bisa saja, jumlah ini meningkat mengingat banyak masyarakat maupun korban dari pelecehaan enggan melaporkan ke P3KC milik DP3AKB,” kata Heni, Senin (25/3/2019).

Dia menuturkan bila melihat tren peningkatan kasus pelecehan seksual tiap tahun, jumlahnya terus mengalami peningkatan luar biasa. Dengan kondisi ini, ia meminta agar semua pihak dapat bertanggung jawab dalam menekan tingginya kasus seksual yang terjadi pada anak.

Melihat fenomena tersebut, pihaknya mengaku prihatin, sebab kebanyakan korbannya adalah anak-anak.

“Oleh karena itu saya berharap semua pihak terlibat dalam penanggulangan agar kekerasan terhadap perempuan dan anak di Cilegon tidak terjadi lagi. Semua elemen harus terlibat dalam pencegahan. Mulai dari keluarga, lingkungan, dan instansi terkait,” harapan Heni.

Untuk menekan tingginya angka kekerasan seksual pada anak ini, Heni melanjutkan, DP3AKB gencar menggelar sosialisasi, pelayanan hingga rujukan pelayanan kesehatan dan bantuan hukum kepada masyarakat maupun korban yang mengalami kekerasan seksual tersebut.

“Selain kita ada P3KC yang melayani korban kekerasan seksual pada anak, kita juga bekerja sama dengan OPD terkait dan Polres Cilegon dalam menangani kasus kekerasan ini sambung Heni.

“Saya juga tidak pernah bosan kepada orangtua agar mendidik anak untuk berhati-hati jika bertemu dengan orang asing,” imbuhnya. (Man/Red)