Beranda Uncategorized Cerita Pilu Pengawas Pemilu 2019, Kelelahan, Keguguran Hingga Meninggal Dunia

Cerita Pilu Pengawas Pemilu 2019, Kelelahan, Keguguran Hingga Meninggal Dunia

Petugas mengangkut Logistik Pemilu 2019 - (Foto Ali/BantenNews.co.id)

SERANG – Pengawas Pemilu 2019 bekerja ekstra saat proses Pemilu berlangsung. Bahkan nyawa taruhannya demi pesta demokrasi berjalan dengan sukses.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seorang anggota Panwascam meninggal usai menjalankan tugasnya. Faktor kelelahan diduga penyebabnya. Selain itu, anggota pengawas Pemilu lainnya yang mengalami keguguran kandungan.

Koordinator Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia mengatakan anggota Panwascam Cicalengka Iwan Hermawan meninggal usai menunaikan pekerjaannya.

“Dia meninggal setelah selesai menyerahkan laporan hasil pengawasan di TPS 08 Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kamis (18/4) sekitar pukul 01.00 WIB,” kata Hedi via sambungan telepon, Jumat (19/4/2019).

Hedi menjelaskan dari informasi yang diterimanya, usai menyerahkan laporan tersebut Iwan mengeluhkan sesak. “Oleh pihak keluarga dibawa ke Rumah Sakit Cikopo Cicalengka dan sekitar pukul 04.00 WIB beliau meninggal,” katanya.

“Diduga faktor kelelahan,” ucap Hedi menambahkan seperti dikutip dari detik.com.

Selain ada yang meninggal dunia, Hendi mengungkapkan, anggota pengawas TPS di Kecamatan Baleendah bernama Ganjar Faturahman masih menjalani perawatan serius di rumah sakit.

“Pecah pembuluh darah usai melakukan penertiban alat peraga kampanye. Kejadiannya sebelum pencoblosan tapi sampai saat ini masih dilakukan perawatan. Ada juga yang sampai keguguran (kandungan), dia pengawas TPS di Kabupaten Bandung,” kata Hedi.

Bawaslu Kabupaten Bandung turut belasungkawa atas kejadian tersebut. “Kami akan menyiapkan agenda khusus untuk menyematkan pahlawan demokrasi Kabupaten Bandung kepada mereka yang gugur dalam menjalankan tugas ini,” ucap Hedi. (Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News

Dukung BantenNews.co.id untuk terus menyajikan jurnalistik yang independen. Klik disini