Beranda Nasional Cerita di Balik Jokowi Pakai Baju Adat Baduy saat Sidang Tahunan MPR

Cerita di Balik Jokowi Pakai Baju Adat Baduy saat Sidang Tahunan MPR

Presiden Jokowi memakai Pakaian adat Baduy. (Foto :Agus Suprapto)

 

BANTEN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat Suku Baduy asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021). Jokowi tiba di depan Gedung Nusantara sekitar pukul 08.05 WIB.

Menjelang penutup sambutannya, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Jaro Saija, tokoh adat Baduy yang telah mempersiapkan pakaian untuk dirinya.

Sementara itu saat dihubungi wartawan, Jaro Saija mengaku bahwa pakaian yang dikenakan Presiden memang berasal darinya. Ia menceritakan pada Kamis (13/8/2021) datang ajudan Jokowi yang menemui dirinya di Baduy untuk mengambil perlengkapan pakaian adat Baduy. “Meuli sih ka diri ajudan na (beli di sini sih ajudannya),” terang Jaro Saija saat dihubungi wartawan.

Hampir selama dua jam, ajudan tersebut berada di Baduy untuk membeli perlengkapan adat Baduy. Perlengkapan yang dibeli berupa iket seharga Rp100ribu, baju seharga Rp200ribu, celana dan tas koja yang harganya masing-masing Rp200ribu. Ajudan juga membeli sebilah golok pamor khas Baduy.

Jaro Saija mengaku bangga karena pakaian adat Baduy dikenakan Presiden.
Jaro mengaku tak punya pesan khusus untuk presiden pada moment istimewa tersebut. Ia hanya berharap menjelang Hari Kemerdekaan ini Indonesia tetap tentram sejahtera subur, dan makmur. (Ink/red)