Beranda Kesehatan Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Banten Tekankan Gizi Seimbang dan Imunisasi Lengkap

Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Banten Tekankan Gizi Seimbang dan Imunisasi Lengkap

Ilustrasi

SERANG – Pencegahan stunting pada anak perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi seimbang, pemantauan pertumbuhan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, serta imunisasi dasar lengkap. Langkah tersebut penting untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah gangguan pertumbuhan yang dapat berdampak terhadap kualitas hidup pada masa depan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam memperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan anak sejak masa kehamilan hingga periode awal kehidupan.

Upaya pencegahan stunting tidak cukup hanya dilakukan ketika anak menunjukkan tanda gangguan pertumbuhan. Orang tua perlu memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi, memantau kenaikan berat badan secara berkala, serta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan masalah pertumbuhan.

Pantau Pertumbuhan Anak Secara Rutin

Salah satu langkah penting dalam mencegah stunting adalah memantau pertumbuhan anak secara rutin melalui posyandu atau fasilitas pelayanan kesehatan. Pemantauan tersebut membantu orang tua dan tenaga kesehatan mengetahui perkembangan berat badan serta pertumbuhan anak sesuai usianya.

Anak yang mengalami penurunan berat badan atau tidak mengalami kenaikan berat badan selama dua bulan berturut-turut perlu segera mendapatkan evaluasi tenaga kesehatan. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah gizi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan sejak dini diperlukan agar masalah pertumbuhan tidak berlanjut. Orang tua dianjurkan membawa anak ke puskesmas atau rumah sakit apabila ditemukan tanda gangguan pertumbuhan, sehingga penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi anak.

Gizi Seimbang dan ASI Eksklusif

Pemenuhan kebutuhan gizi menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak. Orang tua perlu memberikan makanan bergizi seimbang yang mengandung protein, energi, vitamin, dan mineral sesuai usia serta kebutuhan anak.

Baca Juga :  Mengatasi Perut Mules Saat Hendak Tidur: Tips dan Cara Pencegahan

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Setelah memasuki usia enam bulan, bayi perlu mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, aman, dan sesuai tahapan perkembangannya, dengan tetap melanjutkan pemberian ASI hingga usia dua tahun atau lebih.

Bagi anak yang mengalami gizi kurang, pemberian makanan tambahan (PMT) dapat dilakukan sesuai hasil penilaian tenaga kesehatan. Pemberian makanan tambahan harus disesuaikan dengan kebutuhan anak dan tidak menggantikan makanan utama yang bergizi.

Selain memperhatikan asupan makanan, orang tua perlu memastikan anak mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai, lingkungan yang bersih, serta akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

Imunisasi Lengkap Lindungi Anak dari Penyakit

Selain pemenuhan gizi, imunisasi dasar lengkap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak. Imunisasi membantu melindungi anak dari berbagai penyakit infeksi yang dapat mengganggu kesehatan dan proses tumbuh kembang.

Penyakit seperti pneumonia dan diare dapat menimbulkan risiko serius bagi anak, terutama apabila disertai gangguan asupan makanan atau kekurangan cairan. Karena itu, orang tua perlu memastikan imunisasi anak diberikan sesuai jadwal yang dianjurkan tenaga kesehatan.

Apabila anak mengalami gangguan kesehatan, orang tua juga perlu segera mencari pertolongan medis agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Peran Orang Tua dan Tenaga Kesehatan

Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama antara keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah. Orang tua berperan memenuhi kebutuhan gizi anak serta memantau pertumbuhannya, sedangkan tenaga kesehatan membantu melakukan pemeriksaan, memberikan edukasi, dan menentukan penanganan apabila ditemukan masalah gizi.

Melalui posyandu dan puskesmas, masyarakat dapat memperoleh layanan pemantauan pertumbuhan, konsultasi gizi, serta informasi mengenai imunisasi dan pola pengasuhan yang mendukung kesehatan anak.

Baca Juga :  6 Warga Banten Terjangkit Cacar Monyet

Dinas Kesehatan Provinsi Banten mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dan tidak menunda pemeriksaan ketika anak menunjukkan tanda gangguan pertumbuhan.

Pencegahan stunting perlu menjadi perhatian bersama karena tumbuh kembang anak pada masa awal kehidupan merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Dengan pemenuhan gizi yang baik, pemantauan pertumbuhan secara rutin, imunisasi lengkap, serta penanganan dini terhadap masalah kesehatan, risiko gangguan pertumbuhan pada anak dapat ditekan.

(ADV)