Beranda Kesehatan Cegah Stunting di Lebak Perlu Peran Aktif Seluruh Stakeholder

Cegah Stunting di Lebak Perlu Peran Aktif Seluruh Stakeholder

Ilustrasi - foto istimewa okezone.com

LEBAK – Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lebak, secara gencar melakukan sosialisasi pencegahan stunting.

Kali ini Wabup melakukan sosialisasi di Kecamatan Cikulur bertempat di Puskesmas Pamandegan, Kamis (21/7/2022).

Acara sosialisasi dihadiri Forkopimcam Kecamatan Cikulur, Ketua TP PKK Lebak, Ani Sumardi beserta pengurus, para Kepala Desa Kecamatan Cikulur, Pihak Puskesmas Pamandegan, Bidan Desa Kecamatan Cikulur dan masyarakat yang anaknya terindikasi mengalami stunting.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan untuk dapat mencegah stunting terhadap anak diperlukan peran serta aktif seluruh stakeholder, khususnya para orangtua yang apabila anaknya terindikasi mengalami stunting agar segara memeriksakan kepada pihak terkait seperti puskesmas untuk segera dilakukan penanganan.

“Stunting itu bukan aib, bukan penyakit, jadi jangan merasa malu untuk memeriksakan anaknya, ini dilakukan agar si anak segera dilakukan penanganan karena apabila anak unurnya lebih dari 2 tahun, maka persentasi kesuksesan penangan stunting akan semakin kecil. Untuk itu kepada orang tua, mari kita bersama-sama berjuang cegah stunting demi masa depan anak kita yang lebih baik,” ungkap Wabup.

Sementara itu Ketua TP PKK Lebak, Ani Sumardi mengatakan TP PKK berkomitmen bukan hanya mengurangi angka stunting, tetapi juga bagaimana mencegah terjadinya stunting di Lebak.

“Ibu-Ibu yang hamil dapat berkonsultasi kepada pihak pendamping keluarga, bidan desa dan untuk pihak desa, agar membentuk kembali dasawisma yang diarahkan pada peningkatan kesehatan keluarga khususnya terkait stunting ini,” ucap Ani.

Dalam acara tersebut, dilakukan pemeriksaan tinggi dan berat badan anak serta pemberian santunan kepada orang tua yang anaknya terindikasi mengalami stunting.

(Ril/Red)