Beranda Peristiwa Catat, Pemkot Cilegon Janji Perbaiki Jalan Ciwedus di Akhir September

Catat, Pemkot Cilegon Janji Perbaiki Jalan Ciwedus di Akhir September

Rapat dengar pendapat antara DPRD, warga Ciwedus dan beberapa OPD. (Gilang)

CILEGON – Komisi IV DPRD mendesak Pemkot Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) serta Badan Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kota Cilegon untuk melakukan percepatan pembangunan Jalan KH. Ahmad Dahlan, di Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon yang kondisinya saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Desakan itu menyusul adanya keresahan masyarakat di sejumlah lingkungan di kelurahan tersebut yang butuh kepastian waktu kapan pembangunan akan dilakukan pemerintah daerah.

“Masyarakat ini tidak mengerti itu kapan tayang (ditenderkan-red). Mereka hanya butuh kepastian pembangunan itu kapan. Nah ini jawaban dari PU dan Barjas belum sinkron, sementara pulang dari sini mereka pasti ditanyakan warganya, tidak usah melebar kemana-mana,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Cilegon, Erick Rebiin menanggapi pernyataan kedua OPD tersebut dalam rapat dengar pendapat bersama warga Ciwedus, Kamis (18/8/2022).

Tak cukup sampai di situ, Ketua Komisi IV DPRD Cilegon, Erik Airlangga pun meminta DPU-TR dan Barjas memberikan kepastian waktu pembangunan jalan sepanjang 1,5 kilometer itu agar tidak terus menerus menimbulkan pertanyaan warga.

“Sudahlah, diberikan saja jawaban yang pasti ke masyarakat. Pastikan saja, kapan jalan itu akan dibangun?, selesai. Itu saja,” katanya.

Setelah mendapatkan desakan parlemen, Kepala Barjas Setda Kota Cilegon, Tuah Sitepu memastikan bahwa rencana lelang pembangunan jalan senilai Rp7 miliar itu akan mulai ditenderkan pada hari ini, dan akan melalui proses waktu tahapan lelang.

“Kami sepakat teken kontrak itu segera dilakukan pada pertengahan September, kalau lelang berjalan mulus, dangan kata lain tidak terjadi gagal lelang. Dan akhir September maksimal fisik bisa kita kerjakan,” imbuh Kepala DPU-TR Cilegon, Tb Heri Mardiana.

Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat itu sejumlah perwakilan warga menyoal kondisi infrastruktur jalan yang sudah mengkhawatirkan. Selain kerap menimbulkan kecelakaan, jalan yang rusak bahkan telah mengganggu kenyamanan warga setempat.

“Kami cuma ingin tahu, kendalanya apa, kapan jalan ini akan dilaksanakan, harapan kami jangan ditunda-tunda apalagi sebentar lagi akan musim hujan. Sudah tiga kali ganti Lurah, tapi jalannya masih begitu-begitu saja. Kami sudah sangat sabar menunggu, tapi kan masyarakat kami terus menanyakan,” ungkap Ahmad Saleh, salah seorang perwakilan warga Ciwedus.

(dev/red)