Beranda Gaya Hidup Cara Beli Mobil Bekas dengan Kualitas Terbaik

Cara Beli Mobil Bekas dengan Kualitas Terbaik

Ilustrasi - Foto istimewa

SERANG – Masih tingginya minat konsumen terhadap mobil bekas, membuat bisnis penjualan mobil bekas tetap jalan. Selain menawarkan kendaraan berkualitas dengan harga yang lebih murah, pajak mobil bekas juga dapat berkurang di setiap tahunnya.

Hal tersebut seperti yang tertera dari hasil beberapa studi yang menyebutkan, transaksi mobil bekas di Indonesia berada di antara 2,5-5 kali dari mobil baru. Itulah mengapa, banyak masyarakat masih mencari mobil bekas berkualitas dan menawarkan harga kompetitif.

Meski mobil bekas dapat dibeli dengan harga murah, namun Anda perlu ekstra hati-hati dalam membeli kendaraan yang cukup tua. Selain sertifikasi dan pengecekan yang ketat, Anda pun perlu mengetahui pasti kondisi mobil bekas yang hendak dibeli.

Untuk itu, Co-Founder Lifepal Benny Fajarai mengungkapkan cara membeli mobil bekas dengan kualitas terbaik agar terhindari hal-hal yang merugikan.

1. Survei Secara Menyeluruh

Sebelum membeli mobil bekas, Anda harus meluangkan waktu untuk survei kendaraan-kendaran yang diincar. Mulai dari mencari tahu harga pasar dari mobil bekas yang ditaksir, hingga membandingkannya dengan kandidat lain untuk memperoleh harga terbaik.
Tak hanya itu saja, penting untuk Anda mencari tahu informasi mengenai penjual mobil bekas yang diincar. Sebelum membeli kendaraan bekas darinya, ketahui rekam jejak transaksinya, dan cari tahu testimoni pelanggan-pelanggan lain.

Dengan melakukan hal tersebut, maka Anda bisa mendapatkan mobil bekas yang berkualitas dengan aman.

2. Pastikan Surat-Surat Lengkap

Setelah menjalani survei, Anda akan bertemu penjual mobil bekas. Saat bertemu dengannya, Anda bisa mengecek dokumen kepemilikan mobil bekas yang akan dibeli.
Saat memeriksa dokumen, pastikan STNK dan BPKB dari mobil bekas itu asli dan nama yang tertera sesuai pemiliknya. Pastikan juga pemilik kendaraan sebelumnya telah membayarkan kewajiban pajak tepat waktu.

3. Cek Kualitas Mobil

Mengecek kualitas mobil merupakan hal penting lainnya yang harus dilakukan. Pada tahap ini, pastikan Anda mengecek kondisi dan kelengkapan komponen di interior dan eksterior mobil.

Pastikan kondisi interior mobil seperti AC, lampu, head unit, speedometer hingga wiper berfungsi baik. Pastikan pula bagian eksterior tidak mengalami kerusakan, seperti ada baret, hingga penyok.

Penting juga untuk memasytikan lampu mobil di bagian depan dan belakang masih menyala terang. Dan, pastikan Anda mengecek seluruh bagian kompartemen mesin mobil berfungsi baik.

Lindungi dengan Proteksi Terbaik
Pada tahap akhir, jangan lupa memastikan ketersediaan asuransi dari mobil bekas yang ingin Anda beli. Pastikan apakah pemilik lama melindungi mobilnya dengan asuransi.
Jika sudah tidak lagi diproteksi asuransi, maka pastikan Anda menyiapkan perlindungan penting tersebut untuk kendaraan yang dibeli.

Namun, sebelum mengetahui jenis asuransi yang paling pas untuk proteksi kendaraan bekas yang dibeli, maka sebaiknya pahami terlebih dahulu jenis-jenis asuransi mobil.
Ada dua jenis proteksi kendaraan yang umum dimiliki, yaitu asuransi mobil All Risk atau biasa disebut comprehensive dan asuransi Total Loss Only (TLO). Asuransi mobil All Risk memberikan manfaat menanggung risiko kecelakaan, pencurian atau kehilangan, huru hara, hingga bencana alam banjir dan gempa bumi.

Dengan kata lain, proteksi ini akan membayar klaim untuk semua jenis kerusakan, baik ringan maupun berat, bahkan sampai kehilangan. Karena menanggung segala kerusakan hingga risiko kehilangan pada mobil, maka asuransi mobil All Risk biasanya tersedia untuk proteksi mobil bekas usia di bawah 10 tahun.

Hal itu berkaitan dengan ketersediaan suku cadang yang dimiliki. Pasalnya, semakin tua usia kendaraan, maka semakin langka suku cadang kendaraan yang dimiliki.

Jika memberikan proteksi All Risk untuk mobil bekas, maka bisa membuat perusahaan asuransi kesulitan menemukan suku cadang saat klaim diajukan.

Berbeda dengan jenis proteksi comprehensive, asuransi TLO hanya memberi manfaat terhadap risiko karena pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikan diperkirakan sama dengan atau melebihi 75% dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian.

Asuransi TLO paling sering digunakan untuk mobil bekas yang hanya menanggung risiko kehilangan hingga kerusakan pada kendaraan atau jika kondisi mobil rusak parah atau tidak bisa digunakan. Persentase kerusakan yang dimaksud mencapai 75 persen atau mobil tidak dapat dikendarai lagi.

(Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News

Dukung BantenNews.co.id untuk terus menyajikan jurnalistik yang independen. Klik disini