Beranda Uncategorized Camat Cikeusik Tak Tahu Ada Warganya yang Tinggal di Gubuk Reyot

Camat Cikeusik Tak Tahu Ada Warganya yang Tinggal di Gubuk Reyot

350
0
Kondisi rumah pasangan Raniman dan Aminah yang nyaris roboh. (memed/bantennews)

PANDEGLANG – Camat Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Dani Ramdani mengaku tidak mengetahui jika ada warganya di Kampung Margasari RT 01 RW 04, Desa Curug Ciung, Kecamatan Cikeusik tinggal di rumah yang nyaris roboh.

Bahkan rekomendasi yang tiap tahun diajukan ke Dinas Sosial untuk masuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) maupun Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), tidak tercantum rumah pasutri tersebut.

Baca juga : Miris! Pasutri di Pandeglang Tinggal di Rumah Nyaris Roboh

Ia mengaku sudah menginstruksikan aparat desa untuk menginventarisir rumah yang sudah tidak layak huni. Nantinya data yang diperoleh dari desa diajukan kembali ke dinas terkait agar mendapatkan bantuan sosial baik melalui program RTLH di Dinas Sosial, BSPS melalui DPKPP atau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jika rumah tersebut rusak akibat bencana.

“Sampai saat ini saya belum pernah merekomendasi pengajuan dari nama tersebut (Raniman, red). Misalkan dari desa ada 20, kan si A si B-nya tidak dilihat, kecamatan hanya sebatas mengusulkan,” kata Dani, Jumat (14/6/2019).

Dani mengaku kecamatan siap membuka setiap masukan terkait masalah ini. Ia juga meminta pada semua pihak agar jangan sampai masalah ini terkesan tidak ditangani.

“Saya siap memfalisitasi. Saya kagetnya kok seorang pamong desa tidak mengusulkan, karena tidak etis. Kecamatan hanya sebatas merekomendasi usulan dari desa yang ditindaklanjuti oleh tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia berharap ke depan aparat desa lebih selektif lagi dalam melihat kondisi masyarakatnya, agar jangan sampai bantuan yang diberikan dari pemerintah tidak tepat sasaran.

“Insya Allah dengan adanya saran dan masukan akan ditindaklanjuti,” ucapnya. (Med/Red)