Beranda Olahraga BWF Resmi Tunda Gelaran Thomas-Uber Cup hingga Agustus 2020

BWF Resmi Tunda Gelaran Thomas-Uber Cup hingga Agustus 2020

538
0
Ahsan/Hendra di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. (Dok PBSI)

 

JAKARTA  – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi menunda gelaran Thomas cup dan Uber Cup.

Sebelumnya, Thomas Cup dan Uber Cup akan digelar pada 16-24 Mei 2020 di Aarhus, Denmark.

Namun, maraknya virus corona yang semakin mengancam dunia olahraga membuat BWF memutuskan untuk memundurkan jadwal tersebut hingga  – BWF mengambil langkah ini setelah berkonsultasi dengan tuan rumah, Denmark, serta beberapa pihak terkait lainnya.

Konsultasi tersebut menghasilkan keputusan yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan setiap pelaku serta komunitas bulu tangkis dunia.

“Semua risiko kesehatan dan keselamatan telah dipertimbangkan oleh BWF, Asosiasi Badminton Denmark, penyelenggara turnamen, serta pemerintah setempat dalam mencapai keputusan ini,” ucap Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund.

“Kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan semua atlet, rombongan tim, ofisial dan komunitas bulu tangkis secara umum adalah prioritas utama,” tuturnya, dikutip dari laman resmi BWF.

Selain itu, situasi yang sedang terjadi di negara-negara terdampak virus corona menjadi salah satu alasan ditundanya Thomas Cup dan Uber Cup.

“Pembatasan perjalanan dan karantina yang semakin tinggi menjadi salah satu pertimbangan untuk mendunda kompetisi ini,” kata Thomas Lund.

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh Bo Jensen selaku CEO Badminton Denmark.

“Merupakan keputusan yang sulit tetapi kami perlu untuk menunda Thomas-Uber Cup 2020,” ucap Bo Jensen.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan BWF dan mitra kami untuk menggelar acara ini pada waktu yang lebih tepat,”

“Namun, keselamatan semua pihak yang terlibat adalah perhatian utama kami saat ini,” tutur dia menegaskan.

Sebelumnya, BWF juga telah menangguhkan semua kompetisi yang terhitung sejak 16 Maret hingga akhir April 2020.

Keputusan tersebut diambil dengan alasan serupa, yakni sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus corona yang semakin mengancam dunia olahraga. (Red)

Sumber : Kompas.com