KAB. SERANG — Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengimbau seluruh masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu kenaikan harga yang beredar. Ia meminta warga tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
Zakiyah menegaskan, pemerintah pusat akan berpihak pada rakyat dan tidak akan mengeluarkan kebijakan yang membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Keyakinan itu ia sampaikan untuk meredam kekhawatiran yang mulai muncul di tengah masyarakat.
“Saya sudah menyampaikan melalui video kepada masyarakat Kabupaten Serang, jangan panic buying, terutama terkait BBM,” kata Zakiyah, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, kepanikan justru berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti antrean panjang hingga kelangkaan BBM di lapangan. Padahal, kondisi tersebut bisa dihindari jika masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan.
“Kalau masyarakat panik, justru bisa memicu kelangkaan. Jadi lebih baik kita tetap tenang dan bijak,” katanya.
Zakiyah mengaku optimistis pemerintah pusat akan menjaga stabilitas harga BBM. Ia menilai kebijakan energi selalu mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat, sehingga tidak akan merugikan rakyat.
“Saya yakin pemerintah pusat pro terhadap rakyat dan tidak akan menyusahkan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap harga BBM tetap stabil seperti saat ini dan tidak mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Harapan tersebut sekaligus menjadi pesan agar masyarakat tidak berspekulasi berlebihan.
“Semoga harga tetap seperti sekarang. Itu yang kita harapkan bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zakiyah mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia mengingatkan pentingnya menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi.
“Jangan langsung percaya isu yang belum jelas. Pastikan informasi yang diterima benar,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta para pelaku usaha, termasuk pengelola SPBU, untuk menjaga distribusi BBM tetap lancar dan tidak memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu.
“Semua pihak harus ikut menjaga kondisi tetap kondusif,” katanya.
Zakiyah berharap dengan sikap tenang dan saling percaya, masyarakat dapat melalui situasi ini tanpa gejolak yang berarti. Ia menekankan, stabilitas tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kedewasaan masyarakat dalam merespons isu.
“Kalau kita semua tenang, insya Allah kondisi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
