Beranda Pemerintahan Bupati Serang Minta Kades Terapkan Digitalisasi Pelayanan Publik di Desa

Bupati Serang Minta Kades Terapkan Digitalisasi Pelayanan Publik di Desa

Bupati Serang Tatu Chasanah. (IST)

KAB. SERANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Serang periode 2022-2027 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Apdesi Banten Uhadi dan dikukuhkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Lapangan Tenis Indoor, Setda Pemkab Serang, Sabtu (3/12/2022).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta para pengurus Apdesi yang baru saja dilantik harus mampu mewakili kepentingan dan fasilitator dari 326 desa di Kabupaten Serang. Pemerintah desa juga harus bisa sejalan dengan program prioritas yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

“Saat ini kita berada pada masa pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19. Maka pemulihan ekonomi ini harus juga dilaksanakan oleh pemerintah desa, dan kepala desa lebih tahu potensi yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi,” ujar Tatu.

Sedangkan para kepala desa di Kanupaten Serang juga diminta untuk melaksanakan layanan berbasis digitalisasi untuk memudahkan pelayanan.

“Dengan digitalisasi, akan memudahkan, lebih efisien, efektif, dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” kata Tatu.

Turut hadir, anggota DPR RI Tubagus Haerul Jaman, Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten yang juga Ketua Dewan Pembina Apdesi Banten Andika Hazrumy, Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Ketua Dewan Pembina Apdesi Banten, Andika Hazrumy mendorong pemerintahan desa, untuk meningkatkan indeks desa membangun atau IDM. Sebab menurut data Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2020 menyebutkan, IDM empat kabupaten di Provinsi Banten sudah masuk kategori Berkembang, yakni di kisaran angka 0.6626.

Empat daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Tangerang, Serang, Pandeglang, dan Lebak.

“Kita harus terus memacu pembangunan di desa agar IDM kita bisa masuk kategori maju,” pungkas Andika. (Nin/Red)