Beranda Pemerintahan Bupati Serang: Jika Ada Jual Beli Jabatan Laporkan kepada Kami

Bupati Serang: Jika Ada Jual Beli Jabatan Laporkan kepada Kami

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyematkan tanda pangkat kepada Camat yang baru dilantik. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan, tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Hal itu disampaikan Zakiyah usai melantik puluhan pejabat eselon III (adminditrator) dan Kepala Puskesmas di Aula.UpT Puskesmas Ciruas, Rabu (15/7/2026).

Ia meminta, aparatur sipil negara (ASN) segera melapor apabila ada pihak yang mengaku bisa mengurus jabatan dengan membawa nama dirinya maupun Wakil Bupati.

“Perlu Bapak Ibu ketahui, tidak ada jual beli jabatan dalam proses promosi hari ini. Jika ada yang menggunakan nama bupati atau nama pak wakil, silakan laporkan kepada kami,” tegas Zakiyah.

Menurut Zakiyah, pelantikan tersebut bertujuan mengisi sejumlah jabatan yang kosong agar roda pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah tetap berjalan optimal.

Ia menilai, kekosongan jabatan dapat menghambat koordinasi, pengambilan keputusan, hingga pencapaian target kinerja organisasi jika dibiarkan terlalu lama.

“Penempatan pejabat hari ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi agar pemerintahan berjalan optimal, responsif, dan akuntabel,” ujarnya.

Zakiyah mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak memandang jabatan sebagai penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif, moral, hingga kepada Tuhan.

Ia juga menegaskan proses promosi telah melalui penilaian kompetensi, integritas, rekam jejak, kinerja, serta kebutuhan organisasi sesuai ketentuan perundang-undangan dan sistem merit.

Kepada para camat, Zakiyah meminta mereka menjadi pemimpin yang mampu membangun sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat.

“Camat harus hadir sebagai pemimpin yang mampu menyelesaikan persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan humanis,” katanya.

Sementara itu, kepada kepala puskesmas yang baru dilantik, Zakiyah meminta mereka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif.

Baca Juga :  Pemkot Serang Tegaskan Tak Ada PHK PPPK Paruh Waktu, 2026 Fokus Benahi Internal

Ia juga menekankan pentingnya inovasi pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan mudah diakses.

“Jadikan puskesmas sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Serang yang sehat, produktif, dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, Zakiyah mengingatkan seluruh pejabat administrator agar menjadi motor perubahan birokrasi. Menurutnya, masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, transparan, mudah, dan berkualitas.

Ia meminta seluruh pejabat menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan wewenang, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mengedepankan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Bangun budaya kerja yang profesional, disiplin, saling menghargai, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan dan meningkatkan kinerja organisasi,” pungkasnya.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah