Beranda Kesehatan Bupati Serang Berharap Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Bupati Serang Berharap Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sudah mendapatkan vaksin jenis Sinovac

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah telah menerima vaksin Covid-19 bersama para kepala daerah di Banten pada Kamis (14/1/2021). Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap vaksin yang diberikan pemerintah secara gratis. Vaksin tersebut secara bertahap akan didapatkan oleh warga yang lolos uji kelayakan.

Ia mengaku tetap sehat dan lah raga berjalan kaki dari rumahnya di Kota Serang ke Pendopo Bupati Serang. Tatu mengaku tidak mendapatkan efek apa pun setelah divaksin. “Alhamdulillah sehat, tidak ada efek apa pun.” kata Tatu, Sabtu (16/1/2021).

Menurutnya, semua kepala daerah yang divaksin dilakukan pemantauan, mulai dari 30 menit setelah divaksin. Kemudian pemantauan dilakukan setelah 3 jam, 3 hari, dan 14 hari setelah vaksin Sinovac disuntikan. “Nanti setelah 14 hari, akan divaksinasi yang kedua,” ujarnya.

Tatu meminta kalangan media massa untuk ikut memantau perkembangan para kepala daerah yang sudah divaksin. Kemudian disampaikan kepada masyarakat sebagai bahan informasi pelaksanaan vaksinasi. “Agar masyarakat lebih yakin tentang vaksin Covid-19. Karena banyak informasi yang menyesatkan dan membuat panik masyarakat,” ujarnya.

“Perbanyak literatur yang benar dan bisa dipercaya. Kami pun sedang mempersiapkan tahapan vaksinasi untuk masyarakat. Bahkan ada tim dokter yang memantau proses pelaksanaan. Insya Allah semua lancar,” imbuhnya.

Ia yakin, vaksin yang sudah disuntikkan aman dan bisa mencegah tertular Covid-19. Keyakinan tersebut diperkuat dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia. “Sebagai kepala daerah, kami harus memulai untuk divaksin, mengajak masyarakat juga. Mudah-mudahan lancar dan berhasil,” ujarnya.

Meski sudah divaksin, Tatu tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan. “Bukan berarti sudah divaksin lepas semua dari protokol kesehatan, tetap dijaga. Memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. Untuk yang sudah divaksinasi, peluang tidak terluarnya besar,” ujarnya. (Dhe/Red/SG)