Beranda Pemerintahan Bupati Pandeglang Minta Anggaran Desa Fokus Bangun Infrastruktur Jalan

Bupati Pandeglang Minta Anggaran Desa Fokus Bangun Infrastruktur Jalan

1510
0
Bupati Pandeglang, Irna Narulita - foto istimewa

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita meminta para Kepala Desa agar anggaran desa difokuskan pada pembangunan infrastruktur padat karya dan mendorong peran fungsi Bumdes.

“Dengan kondisi dan anggaran yang sangat terbatas saat ini, saya meminta kepada Kepala Desa agar anggaran desa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur padat karya seperti pembangunan jalan dan pemberdayaan bumdes di masing-masing desa, ini yang harus jadi prioritas utama,” kata Irna saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tingkat Kabupaten Pandeglang secara virtual di Ruang Pintar.

Lebih lanjut Ia mengatakan selain fokus pada program pembangunan infrastruktur jalan, tentunya Rencana Kerja Pemerintah Desa harus sinkron dengan perencanaan Kabupaten dan Provinsi Banten.





“Hal ini bertujuan agar program pembangunan Kabupaten maupun program pembangunan desa sejalan beriringan,” ucap Irna melalui siaran tertulis, Rabu (13/1/2021).

Ia menambahkan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemerintah daerah dan desa tentu saja harus didorong pemberdayaan Bumdes agar maju dan berkembang, sehingga diharapkan peran bumdes nanti dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

“untuk mewujudkan hal tersebut tentunya dibutuhkan Kepala desa yang memiliki inovasi tinggi agar mampu membawa perubahan disegala bidang, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban. Dia mengatakan program pembangunan desa harus sinkron dengan program pembangunan Kabupaten, adapun yang menjadi prioritas pembangunan pemerintah daerah kedepanya adalah pembangunan infrastruktur jalan dan pemberdayaan bumdes di masing-masing desa agar lebih optimal.

“Maka dari itu dibutuhkan kerjasama yang betul-betul terarah dan terukur antara Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Pemerintahan desa, sehingga diharapkan peran bumdes ini mampu memberikan pendapatan bagi Pemerintah daerah dan pendapatan desa itu sendiri,” tutur Tanto.

(Red)