Beranda Kesehatan Bupati Pandeglang Belum Mau Lakukan Pembatasan Lokal di Carita

Bupati Pandeglang Belum Mau Lakukan Pembatasan Lokal di Carita

468
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita

PANDEGLANG – Meski sudah ada 3 warga asal Kecamatan Carita yang positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19, Pemkab Pandeglang belum berencana menerapkan karantina lokal atau pembatasan di Kecamatan Carita.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan alasan Pemkab belum melakukan pembatasan karena masih mengatur mekanisme pembatasan dan melacak dengan siapa saja warga positif Covid-19 ini pernah melakukan kontak langsung.

“Belum ada rencana. Nanti kami lihat, kami buat skenario dulu sampai pekan ini. Kami telusuri kemana saja (jejak pasien). Sementara kami belum ada lockdown kampung, daerah mereka (rumah pasien) dijaga ketat,” ujarnya, Selasa (5/5/2020).

Kata dia, jika laporan dari tim gugus tugas dirasa perlu dan dianggap membahayakan maka Pemkab akan segera melakukan pembatasan, namun pembatasan itu hanya bersifat lokal atau hanya tingkat kampung saja.

“Kami harap sih tidak luas. Tetapi kalau pun hasil dari (petugas medis) kecamatan membahayakan, kita lihat lockdown kampung. Karena kalau karantina kecamatan terasa berat, berapa ribu orang yang harus ditanggung. Kalau lockdown kampung mungkin masih bisa ditangani karena hanya berapa RW dan RT saja,” ujarnya.

Adapun untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemkab Pandeglang tengah merencanakan pembuatan rumah isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) di setiap desa. Rencananya, rumah isolasi itu akan digulirkan pada bulan Mei ini.

“Ibu berharap anggaran dari Dana Desa bisa segera turun untuk membangun rumah isolasi, sekaligus kebutuhan pangannya. Kalau buat tiga bulan tidak mencukupi, kita lihat dulu semoga dalam satu bulan mencukupi yang penting bisa langsung ditangani untuk inkubasi selama 14 hari,” tutupnya. (Med/Red)