Beranda Pemerintahan Bupati Minta Setahun Angka Stunting di Pandeglang Turun 10 Persen

Bupati Minta Setahun Angka Stunting di Pandeglang Turun 10 Persen

582
0
Acara pencanangan aksi cegah Stunting di Rizki Hotel, Kamis (8/8/2019). Foto istimewa Humas Pemkab Pandeglang

PANDEGLANG – Angka Stunting Kabupaten Pandeglang terbilang cukup tinggi di Provinsi Banten mencapai angka 38,5 persen. Sebab itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap ada aksi nyata yang dilakukan sehingga dalam satu tahun kedepan bisa turun 10 persen.

Demikian dikatakan Irna Narulita pada acara pencanangan aksi cegah Stunting di Rizki Hotel, Kamis (8/8/2019).

Irna mengakui, angka stunting ini cukup tinggi. Namun, kendati demikian dikatakan Irna, pemerintah bukan tidak bekerja dalam penurunan angka Stunting.

“Kita terus berupaya, semua simpul harus dapat membantu untuk dapat menurunkan angka stunting di Pandeglang,” tuturnya seperti dikutip dari Instagram Humas Pemkab Pandeglang.

Irna menyatakan dalam penyelesaian Stunting memang tidak dapat secara instan. Namun, dirinya sangat serius untuk melakukan penurunan stunting dengan program terintegrasi dan kesinambungan.

“Upaya kita harus kita perkuat, kita sisir semuanya, bekerja secara masif dari tingkat desa melalui para kader, Puskesmas dan Kecamatan sehingga Insnya Allah di 2022 kita bebas stunting,” ucapnya.

Menurut Irna, permasalahan stunting di Pandeglang sangat serius karena sangat berkaitan dengan indeks prestasi manusia.

“Stunting dimulai dari seribu hari dimulai kehidupan, asupan gizi harus menjadi perhatian. Oleh sebab itu dibuat tim koordinasi pencegahan stunting dari beberapa OPD terkait,” tutupnya.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) pada Dinas Kesehatan, Eniyati mengatakan, kegiatan ini merupakan rembug stunting untuk memusyawarahkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam rangka penurunan angka stunting di Pandeglang.

“Semua OPD akan membuat perencanaan kegiatan cegah stunting. Kita akan adakan kampanye agar masyarakat tau tentang pencegahan stunting,” terangnya.

Masih kata Eni, rembuk stunting, ini dilakukan secara konfergensi, dan difokuskan untuk penurunan stunting.

“Kegiatan secara sasaran primer dengan interpensi spesifik oleh Dinas Kesehatan dan sensitif oleh OPD lain yang mendukung penurunan stunting,” tutupnya.

(Red)