
LEBAK — Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya turun langsung meninjau lahan pembangunan hunian tetap (huntap) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong. Pemerintah daerah mengejar percepatan pembangunan rumah bagi korban banjir bandang.
Hasbi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, kondisi teknis, dan progres perencanaan pembangunan huntap.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan cepat agar huntap segera dibangun dan masyarakat mendapat tempat tinggal yang layak,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menegaskan pembangunan huntap menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan mendesak warga terdampak bencana di wilayah Lebakgedong.
Pemerintah menyiapkan lahan seluas 5,4 hektare untuk membangun 221 unit rumah bagi korban banjir bandang. Hasbi meminta seluruh pihak terus berkoordinasi agar target pembangunan tidak molor.
“Kami ingin pembangunan tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat terdampak,” katanya.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno menjelaskan, pembangunan huntap menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat tipe 36.
Setiap rumah berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp54 miliar untuk proyek tersebut.
“Pembangunan dilakukan bertahap. Pemprov Banten lebih dulu melelang pembangunan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer,” ujar Iwan.
Setelah akses jalan selesai, kementerian terkait melanjutkan lelang pembangunan rumah. Pemkab Lebak juga terus memperbarui data penerima manfaat melalui skema by name by address (BNBA).
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd