Beranda Uncategorized Buntut Pelarangan Pengambilan Gambar, Wartawan Demo Polres Pandeglang

Buntut Pelarangan Pengambilan Gambar, Wartawan Demo Polres Pandeglang

539
0
Puluhan Wartawan Pandeglang melakukan unjuk rasa di depan Mako Polres Pandeglang atas tindakan oknum anggota Polres Pandeglang yang melarang wartawan mengambil gambar saat melakukan unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja. (Foto: Memed/BantenNews.co.id)

PANDEGLANG – Wartawan yang bertugas melakukan peliputan di Kabupaten Pandeglang menggelar unjuk rasa di depan Gedung Polres Pandeglang, Jumat (16/10/2020). Unjuk rasa tersebut dipicu karena adanya larangan pengambilan gambar oleh oknum anggota Polres Pandeglang saat unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja kemarin.

Puluhan wartawan dari berbagai media bergabung untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait tindak tidak pantas dari oknum anggota Polres Pandeglang. Mereka menuntut agar oknum tersebut diberikan sanksi tegas oleh Kapolres Pandeglang.

Setelah sempat menyuarakan tuntutannya di depan Gedung Mapolres Pandeglang, Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto ditemani jajaran datang meminta para wartawan yang melakukan unjuk rasa agar membicarakan masalah tersebut dengan jalur mediasi.



Saat melakukan mediasi, seorang wartawan salah satu media, Beni Madsira meminta agar oknum anggota Polres Pandeglang untuk dihadirkan langsung dan meminta maaf pada wartawan.

Ia juga berpesan agar Kapolres Pandeglang memberikan pembinaan pada anggotanya supaya kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya.

“Kami cukup menyayangkan juga kenapa anggota ada yang menghalangi teman kami saat bertugas. Kami berharap oknum itu diberikan sanksi sesuai dengan aturan-aturan yang ada di Polres Pandeglang,”

Di tempat yang sama, Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto mengakui tindakan anggotanya salah dan dia siap menanggung semua konsekuensinya. Ia juga berjanji hal ini tidak akan terulang kembali ke depannya.

“Saya Kapolres Pandeglang atas kesalahan itu adalah kesalahan saya, selaku pimpinan saya memohon maaf kepada rekan-rekan media dan saya siap menerima konsekuensi apapun yang diberikan kepada saya atas kesalahan saya tidak bisa mengarahkan dan membina anggota saya. Saya mengucapkan permohonan maaf sedalam-dalamnya,” ucap Kapolres. (Med/Red)