Beranda Hukum Buntut Hadiah Bupati Pandeglang Cup, Anggaran Dispora Bakal Diaudit

Buntut Hadiah Bupati Pandeglang Cup, Anggaran Dispora Bakal Diaudit

Bupati Pandelang Irna Narulita.

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita marah-marah dihadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemarahan bupati dipicu setelah ramainya pemberitaan soal uang hadiah yang diterima oleh para juara yang berlomba di event Bupati Pandeglang Cup 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pandeglang.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 11 detik, Irna mengamuk dihadapan para kepala OPD saat memimpin apel pagi di Halaman Upacara Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang.

Kata dia, meski yang membuat kesalahan kepala dinas tetap saja yang disalahkan oleh masyarakat Pandeglang dirinya sebagai bupati.

“Anda salah yang ditampar bupati. Lolos juga tuh kegiatan Bupati Cup, nyaho henteu bupati na (Tahu tidak bupati nya). Yang tolol bupati nya apa yang tolol Kadisnya, mencoreng nama bupati,” kata Irna dengan nada tinggi saat memimpin apel, Senin (20/12/2021).

Padahal, kata Irna, dirinya tidak mengetahui sama sekali terkait kegaiatan tersebut lantaran tidak ada komunikasi dari Dispora. Dalam video tersebut Irna meminta dengan tegas agar Inspektur inspektorat segera melakukan audit anggaran di Dispora.

“Ada kegiatan itu ibu (menyebut dirinya) tidak tahu, konsultasi atau datang ke ibu juga engga, ngasih hadiah ko receh. Inspektur inspektorat audit,” tegasnya.

Seharusnya, kata Irna, dari anggaran Rp150 juta sekitar 100 juta dijadikan uang hadiah untuk pembinaan para atlet juga tidak akan menjadi masalah bukan malah kebanyakan mengambil untung untuk pribadi.

“(DPA) Rp150 juta ngasih hadiah Rp80 juta, seratus juta juga ok, tinggal kegiatannya Rp50 juta jangan kebanyakan ngebati nya (ngambil untungnya). Males makanya saya telpon anda (Kadispora), setiap saya tidak telpon anda berarti ada masalah dengan anda,” ucapnya.

Bahkan dirinya mengaku siap memberikan uang tambahan jika anggaran tersebut tidak cukup, sebab hal tersebut menyangkut nama baik Pandeglang khususnya dia sebagai bupati. “Kalau kurang tambahin pake uang pribadi saya karena sudah mencoreng nama baik pribadi saya selaku bupati,” tutupnya. (Med/Red)