Beranda Peristiwa Bukan Sekadar Lomba, Anak Muda di Banten Didorong Jadikan Agustus Ruang Berkarya

Bukan Sekadar Lomba, Anak Muda di Banten Didorong Jadikan Agustus Ruang Berkarya

Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung Sampay, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak

LEBAK — Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung Sampay, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, diisi dengan cara yang cukup sederhana: senam massal dan senam kreasi yang digagas langsung oleh muda-mudi setempat.

Namun bagi Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, kegiatan tersebut menunjukkan sesuatu yang lebih penting dari sekadar perlombaan. Ia melihat keterlibatan anak muda dalam menggelar kegiatan di lingkungan sendiri sebagai tanda masih kuatnya semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Dimyati hadir dalam kegiatan tersebut pada Sabtu (22/8/2026). Ia juga memberikan bantuan hadiah bagi para pemenang lomba dari juara pertama hingga kelima.

“Ini menandakan semangat nasionalisme anak-anak muda di sini begitu tinggi, dan itu harus kita dukung,” ujar Dimyati.

Menurutnya, momentum bulan kemerdekaan seharusnya tidak hanya diisi dengan seremoni. Anak muda perlu memiliki ruang untuk berkegiatan, berinteraksi dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan.

Anak Muda Tak Kekurangan Energi, Tinggal Diberi Ruang

Dimyati menilai generasi muda memiliki modal yang kuat untuk mengambil peran dalam pembangunan. Selain energi yang lebih besar, anak muda dinilai memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta perspektif yang lebih luas.

“Semangat mereka lebih tinggi, tenaganya masih powerful. Lalu gagasannya juga luas dan jauh ke depan, termasuk penguasaan teknologinya juga lebih kuat,” katanya.

Menurut dia, potensi tersebut perlu diarahkan agar tidak berhenti pada aktivitas pribadi. Kegiatan di tingkat kampung seperti perlombaan senam dapat menjadi titik awal untuk membangun interaksi sosial sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.

Karena itu, pemerintah menaruh harapan agar generasi muda ikut mengambil bagian dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Dimyati juga mengajak anak muda menjaga persatuan dan kesatuan. Menurutnya, keberagaman di tengah masyarakat justru membutuhkan ruang-ruang perjumpaan agar hubungan antarwarga tetap kuat.

Baca Juga :  Korban Hanyut di Sungai Peucangpari Lebak Akhirnya Diketemukan Meninggal Dunia

“Saya menyambut baik kegiatan seperti ini, dan mudah-mudahan semangatnya bisa ditularkan,” ujarnya.

Digagas Muda-Mudi Kampung

Ketua panitia kegiatan, Diki Muardi, mengatakan perlombaan tersebut memang digagas oleh muda-mudi Kampung Sampay sebagai bagian dari kegiatan memperingati HUT ke-81 RI.

Kehadiran Wagub Banten sekaligus dukungan terhadap hadiah perlombaan menjadi tambahan motivasi bagi panitia untuk menggelar kegiatan serupa.

“Kami sangat berterima kasih. Apalagi tadi juga sudah dibantu untuk hadiahnya. Kami sangat terbantu,” kata Diki.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dalam skala besar. Dari lingkungan kampung, anak-anak muda bisa mengambil inisiatif membuat kegiatan yang mempertemukan warga sekaligus menjaga suasana kebersamaan.

Bagi pemerintah, ruang-ruang seperti itulah yang dinilai perlu terus tumbuh. Sebab, semangat persatuan tidak hanya dibangun melalui pidato atau seremoni, tetapi juga dari aktivitas warga yang melibatkan banyak kalangan secara langsung.

Tim Redaksi