Beranda Bisnis Brother Need a Break, Pilihan Kongko Para Penikmat Kopi

Brother Need a Break, Pilihan Kongko Para Penikmat Kopi

410
0
Tempat ngopi Brother Need a Break di Kota Serang - (Foto Afifah/BantenNews.co.id)

SERANG – Perkembangan kedai kopi atau coffee shop di Serang saat ini sudah semakin pesat dan tersebar hampir di segala penjuru kota. Setiap tempat tentu memiliki keunggulan sendiri yang ditawarkan pada penikmatnya, Brother Need a Break adalah salah satunya.

Berlokasi di Jalan Akses Tol Serang Timur, coffee shop yang didirikan oleh dua orang bersaudara ini menawarkan pengalaman nongkrong yang nyaman dan mudah dijangkau bagi para pecinta kopi untuk bertemu dengan ‘kekasihnya’.

“Filosofi nama Brother Need a Break itu saya ambil karena jalaninnya bareng adik saya dan dari pengalaman pribadi yang jenuh dengan pekerjaan. Seolah-olah butuh istirahat tetapi pengen tetap menghasilkan (uang),” ungkap Adrian, pemilik coffee shop Brother Need a Break, Jumat (25/9/2020).



Ide bisnis yang dijalaninya ini, dikatakan Adrian berawal dari kebiasaan nongkrong dan kecintaannya pada kopi. Kemudian barulah ketika baru keluar dari pekerjaan tetapnya, pria asal Garut ini memberanikan diri untuk terjun ke dunia bisnis.

“Berbicara kopi, menurut saya ini ladang bisnis yang bagus, ya. Apalagi di Serang sendiri banyak penikmatnya dan saya liat peluang besar di sini (bisnis kedai kopi),” katanya.

Mengusung tagline “Dekat dengan Doa dan Rasa”, coffee shop ini bertempat di luar ruangan dan lekat dengan elemen warna hitam dan putih yang menghiasi setiap unsur di tempatnya.

Menariknya, ketika ditanya soal konsep yang dibawa, Adrian mengaku tidak memilik konsep khusus yang diusungnya. Ia mengatakan tempat yang ada sekarang merupakan hasil referensi gabungan dari berbagai coffee shop yang pernah ia kunjungi.

“Dulu sebelum punya kedai sendiri, saya punya kebiasaan bawa buku setiap ke tempat ngopi. Jadi, apa yang saya liat di kedai dan kira-kira menarik saya catat dan saya jadiin gambaran buat kedai saya ini,” ujar Adrian.

Berbicara mengenai target pasar, Brother Need a Break mulanya menyasar generasi usia 15-30 tahun. Namun, semakin ke sini, dikatakan Adrian, cakupan pasarnya semakin meluas. Kini sering ditemui orang usia 40 tahun ke atas yang juga banyak mempercayakan tempatnya sebagai tempat berkumpul dan menikmati menu sajiannya.

“Pasar kopi itu besar ya sebenarnya. Biarkan mereka yang memilih. Tinggal bagaimana kita sebagai pelaku usaha bisa menonjolkan apa yang bisa menjadi nilai jual kita,” katanya.

Usaha yang baru dijalankan sejak November 2019 lalu ini menawarkan pilihan menu beragam yang mengikat sehingga menjadikan Brother Need a Break sempurna tak hanya bagi para penikmat kopi.

Mulai dari pilihan minuman espresso, non-espresso, hingga menu camilan praktis seperti dimsum dan kentang goreng bisa menjadi pilihan untuk dinikmati. Harga yang ditawarkan pun terbilang ramah di kantong. Aneka pilihan sajian yang tersedia dibanderol dengan harga mulai dari Rp10.000 – Rp20.000.

Dalam mempromosikan usaha yang digeluti, Adrian mengaku memiliki cara tersendiri agar mampu menonjol di antara bisnis usaha sejenis. Dengan memanfaatkan media sosial Instagram, ia sering membuat konten dengan pilihan kata mengandung humor untuk menarik perhatian orang banyak.

“Harapannya bisa jauh lebih besar dari ini karena perjalanan bisnis saya ini masih panjang ke depannya,” katanya. (Afifah/mg/red)