Beranda Hukum Brimob Bersenjata Jaga Polres Pandeglang, Polisi Bantah Terkait Penggeledahan Rumah Jampidsus

Brimob Bersenjata Jaga Polres Pandeglang, Polisi Bantah Terkait Penggeledahan Rumah Jampidsus

Anggota Brimob bersenjata mrmjaga pos Polres Pandeglang. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Kehadiran personel Brimob Polda Banten bersenjata lengkap di pintu masuk Mapolres Pandeglang, Senin (13/7/2026), menarik perhatian publik. Selain berjaga di markas polisi, personel Brimob juga memperkuat pengamanan di Kantor Samsat Pandeglang.

Hal itu lantaran, penempatan Brimob di Mapolres Pandeglang tergolong tidak biasa. Selama ini, pengamanan markas umumnya dilakukan personel Polres setempat.

Muncul spekulasi bahwa pengamanan tersebut berkaitan dengan penggeledahan di salah satu kafe milik pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung), beberapa waktu lalu.

Dugaan itu menguat setelah beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah anggota TNI mendatangi kawasan Polda Metro Jaya usai penggeledahan tersebut. Keesokan harinya, video lain memperlihatkan sejumlah anggota TNI berlari pagi di sekitar Mapolda Metro Jaya.

Kabag Ops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik, membantah spekulasi tersebut. Ia menegaskan kehadiran Brimob semata-mata untuk memperkuat pelayanan dan pengamanan karena banyak personel Polres Pandeglang sedang menjalankan tugas di luar daerah.

“Untuk kegiatan backup Brimob sebetulnya terkait dengan kurangnya personel Polres Pandeglang dalam rangka backup pelayanan yang rutinitas, kemudian tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian yang kemarin, ini hanya perkuatan, penebalan disaat banyak anggota Polres Pandeglang yang melaksanakan dinas luar,” tegas Rahman.

Ia menjelaskan, Polda Banten hanya mengirim enam personel Brimob ke Pandeglang. Mereka bertugas membantu pengamanan objek vital, Mapolres, dan Samsat melalui patroli rutin.

“BKO hanya enam orang, itu pun untuk membackup personel Polres Pandeglang yang sedang melaksanakan dinas luar seperti objek vital. Sementara hanya di Mako dan pelayanan (Samsat) itu saja dan sifatnya hanya patroli saja,” katanya.

Rahman menambahkan, Polres Pandeglang masih berkoordinasi dengan Polda Banten terkait masa penugasan Brimob. Ia membuka kemungkinan personel Brimob kembali ke satuannya setelah anggota Polres Pandeglang menyelesaikan tugas luar.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pengadaan Proyek, Kejari Tahan Kepala BPKAD Kabupaten Serang

“Untuk sementara kami masih berkoordinasi dengan pimpinan. Anggota kami yang dinas luar masih menjalankan surat perintah selama satu bulan. Nanti kami akan melihat perkembangan situasi,” pungkasnya.

Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd