LEBAK– Pimpinan kantor Cabang BRI Rangkasbitung akhirnya angkat bicara terkait informasi yang beredar ditemukannya dugaan uang pecahan Rp 100.000 yang diragukan keasliannya setelah transaksi penarikan tunai di mesin ATM kantor Cabang BRI Rangkasbitung oleh salah seorang warga Rangkasbitung.
Pemimpin Kantor Cabang BRI Rangkasbitung, Eko Mandala Saputra mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan pada hari Kamis 22 Januari 2026 seorang nasabah mendatangi BRI Kantor Cabang Rangkasbitung dan menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan penarikan uang tunai di ATM BRI galeri ATM Kanca Rangkasbitung, terdapat 1 lembar uang pecahan Rp100.000 yang diragukan keasliannya saat digunakan untuk transaksi pembayaran pelunasan kendaraan di salah satu leasing.
“Petugas keamanan BRI yang bertugas telah menerima penyampaian informasi tersebut dengan baik dan menjelaskan prosedur penanganan pengaduan sesuai ketentuan, termasuk perlunya bukti transaksi berupa struk ATM sebagai dasar pelaporan dan penelusuran kepada pihak pengelola serta vendor ATM,” kata Eko saat memberikan klarifikasinya, Selasa (27/1/2026).
Ia mengungkapkan, dalam penyampaian tersebut, tidak terdapat penolakan atas pengaduan nasabah. Namun demikian, nasabah yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan bukti struk transaksi dan kemudian meninggalkan area kantor cabang tanpa melanjutkan proses pelaporan lebih lanjut.
“BRI selalu terbuka terhadap setiap pengaduan nasabah dan siap menindaklanjuti laporan sesuai prosedur yang berlaku. Setiap laporan terkait transaksi ATM akan kami tindaklanjuti secara menyeluruh sesuai ketentuan, termasuk berkoordinasi dengan pihak vendor ATM, sepanjang dilengkapi dengan data pendukung yang diperlukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa pengelolaan dan pengisian uang pada mesin ATM dilakukan melalui prosedur berlapis dan pengawasan ketat sesuai standar perbankan untuk memastikan kualitas uang yang beredar.
“BRI senantiasa menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan Good Corporate Governance (GCG) dalam seluruh operasional bisnisnya, serta berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, apabila nasabah yang bersangkutan berkenan melengkapi data pendukung, BRI membuka ruang komunikasi dan siap menindaklanjuti pengaduan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita siap menindaklanjuti laporan tersebut, asalkan ada dilengkapi data pendukungnya,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Rangkasbitung merasa kaget saat penarikan uang di mesin ATM BRI Cabang Rangkasbitung terdapat 1 lembar uang pecahan Rp 100.000 yang diragukan keasliannya untuk pembayaran pelunasan cicilan mobil disalah satu leasing di Rangkasbitung.
Penulis:Sandi Sudrajat
Editor : TB Ahmad Fauzi
