KAB. SERANG – Tren kemiskinan di Kabupaten Serang menunjukkan sinyal positif dengan penurunan yang konsisten hingga Maret 2025. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Serang masuk daerah dengan persentase penduduk miskin terendah ketiga di Provinsi Banten.
Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, mengungkapkan, persentase penduduk miskin pada Maret 2025 berada di angka 4,48 persen.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,03 poin persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penurunan persentase tersebut berbanding lurus dengan berkurangnya jumlah riil warga miskin di lapangan. BPS mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 68,51 ribu orang.
“Terjadi penurunan sebanyak 0,35 ribu orang terhadap Maret 2024,” ujar Tutty, Rabu (4/3/2026).
Capaian ini, lanjut Tutty, menjadi indikator penting bahwa program intervensi ekonomi di Kabupaten Serang mulai membuahkan hasil di tengah tantangan ekonomi global.
Di sisi lain, BPS juga menyoroti kenaikan Garis Kemiskinan (GK) sebagai dampak dari fluktuasi harga kebutuhan pokok. Pada Maret 2025, Garis Kemiskinan di Kabupaten Serang tercatat sebesar Rp461.388 per kapita per bulan.
“Jika dibandingkan dengan Maret 2024, Garis Kemiskinan mengalami kenaikan sebesar 2,69 persen,” tambah Tutty.
Kenaikan nilai GK ini mencerminkan standar biaya minimum yang harus dipenuhi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non-makanan.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
