Beranda Uncategorized BPBD Tangsel Anggarkan Rp3,2 Miliar untuk Penanggulangan Bencana, Belanja Pegawai Tembus Rp9,9...

BPBD Tangsel Anggarkan Rp3,2 Miliar untuk Penanggulangan Bencana, Belanja Pegawai Tembus Rp9,9 Miliar

Ilustrasi

TANGSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana sebesar Rp3,2 miliar dalam APBD 2026. Nilai tersebut jauh lebih kecil dibandingkan anggaran belanja pegawai dan operasional yang mencapai Rp9,95 miliar.

Berdasarkan dokumen pagu anggaran BPBD Tahun 2026, total anggaran instansi tersebut mencapai sekitar Rp13,17 miliar. Dari jumlah itu, sebesar Rp9.957.944.700 dialokasikan untuk Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah yang mencakup belanja pegawai dan operasional. Sementara itu, Program Penanggulangan Bencana hanya memperoleh anggaran sebesar Rp3.216.309.061.

Sekretaris BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha, menjelaskan bahwa anggaran Rp9,95 miliar merupakan keseluruhan belanja penunjang instansi, termasuk gaji pegawai dan operasional perkantoran.

“Itu seluruh pagunya BPBD, termasuk ada gaji dan pegawai, itu ada Rp9 miliar sekian,” kata Essa, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, anggaran untuk penanganan bencana dipisahkan dari belanja operasional instansi. Seluruh kegiatan yang berkaitan langsung dengan penanggulangan bencana masuk dalam Program Penanggulangan Bencana senilai Rp3,2 miliar.

“Jadi kalau dibagi, ada Program Penanggulangan Bencana dan ada Program Penunjang Urusan Daerah. Yang khusus bencana Rp3,2 miliar,” jelasnya.

Dari anggaran penanggulangan bencana tersebut, sekitar Rp1,2 miliar dialokasikan untuk kegiatan pencarian dan pertolongan (rescue) serta penyediaan logistik kebencanaan sepanjang 2026.

“Rp1,2 miliar itu dibagi untuk logistik serta pencarian dan pertolongan,” ujar Essa.

Hingga akhir Semester I 2026, realisasi anggaran untuk kegiatan pencarian dan pertolongan telah mencapai sekitar 60 persen. Sementara itu, anggaran logistik kebencanaan telah terserap sekitar 90 persen untuk memenuhi kebutuhan penanganan berbagai peristiwa bencana di Kota Tangerang Selatan.

Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo