Beranda Pemerintahan BPBD Pandeglang Menyebut Jalur Evakuasi Bencana Belum Optimal

BPBD Pandeglang Menyebut Jalur Evakuasi Bencana Belum Optimal

217
0

PANDEGLANG – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat menyebutkan jalur evakuasi bencana yang ada di Pandeglang saat ini masih perlu banyak perbaikan.

“Jalur-jalur evakuasi memang sudah dibuat walaupun belum optimal, sebelum bencana terjadi. Namun kami akui jaļur evakuasi, rambu-rambunya termasuk pelaksanaannya belum optimal,” kata Asep, Sabtu (26/1/2019).

Bahkan hanya belum optimal untuk digunakan bahkan ada 3 kecamatan yang berada dibibir pantai belum memiliki jalur evakuasi. Pasalnya 3 kecamatan itu berada di dataran rendah sehingga sulit mencari jalur evakuasi yang cocok.

“Ada pemetaannya, pokoknya di 11 kecamatan yang berada di pinggir pantai dengan total panjang pantai 370 kilometer kurang lebih, namun untuk jalur evakuasi dari 11 kecamatan itu ada 3 kecamatan yakni Panimbang, Sobang dan Sukaresmi kami kesulitan karena daerahnya datar,” terangnya.

Asep melanjutkan, sebelum bencana tsunami 22 Desember 2018 terjadi Pemkab Pandeglang telah mengusulkan berbagai kebutuhan kebencanaan pada BNPB termasuk penambahan selter tsunami. “Kalau bencana siapapun tidak ada yang tahu kapan terjadi,” kata Asep. Namun, kata Asep yang paling penting adalah mitigasi bencana agar bencana tersebut dapat dihindari atau dikurangi risiko korban jiwa.

“Sebetulnya sebelum bencana terjadi Pemkab Pandeglang sudah mengusulkan kebutuhab kebencanaan waktu bupati ke BNPB maret 2018 lalu,” tambahnya. (Med/Red)