Beranda Pemerintahan BPBD Banten Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Pohon Tumbang Jelang Nataru 2025

BPBD Banten Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Pohon Tumbang Jelang Nataru 2025

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memperkuat langkah kesiapsiagaan bencana

SERANG — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memperkuat langkah kesiapsiagaan bencana, khususnya untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan gangguan alam lain yang kerap terjadi pada musim penghujan.

Sebagai bentuk kesiapan tersebut, BPBD Banten telah mendistribusikan sejumlah peralatan senso atau mesin pemotong kayu ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Peralatan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat apabila terjadi pohon tumbang yang berpotensi menghambat akses jalan maupun mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, Asep Mulya Hidayat, mengatakan bahwa distribusi alat senso tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPBD dalam meningkatkan kapasitas daerah menghadapi potensi bencana.

“Sebetulnya alat-alat ini sudah kami distribusikan sejak lama, dan saat ini kami tambah lagi. Intinya untuk membantu kesiapsiagaan kabupaten dan kota, apalagi belakangan ini isu pohon tumbang cukup ramai di media,” ujar Asep, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, ketersediaan peralatan yang memadai akan sangat membantu pemerintah daerah dan petugas di lapangan dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat saat terjadi bencana.

Selain penguatan peralatan, BPBD Banten juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana secara mandiri. Di antaranya dengan rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, membersihkan saluran air di lingkungan sekitar, serta memastikan kondisi atap rumah dalam keadaan aman.

BPBD juga mendorong masyarakat untuk menyiapkan tas siaga bencana dan memahami jalur evakuasi terdekat sebagai langkah antisipasi.

“Saat bencana terjadi, masyarakat diminta tetap tenang, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta menghindari menerobos genangan air. Pastikan juga aliran listrik di rumah dimatikan dan selalu ikuti arahan petugas,” tambahnya.

Baca Juga :  Gedung SDN Terdampak Tak Kunjung Dibangun, Bupati Serang Semprot Perusahaan Proyek Tol Serpan

Dengan kesiapan peralatan, koordinasi lintas daerah, serta peran aktif masyarakat, BPBD Banten optimistis risiko bencana jelang Nataru 2025 dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Tim Redaksi