Beranda Komunitas Bonus Demografi di Lebak Jangan Sampai Menjadi Musibah Demografi

Bonus Demografi di Lebak Jangan Sampai Menjadi Musibah Demografi

181
0
Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional yang digelar di Gedung MTs Negeri Rangkasbitung, Lebak (12/3/2019). (Ali/bantennews)

LEBAK – Bonus demografi merupakan kondisi suatu wilayah atau negera memiliki jumlah penduduk usia produktif lebih banyak. Dikatakan sebagai bonus, karena kondisi ini tidak terjadi secara terus-menerus, melainkan hanya terjadi sesekali dan tidak bertahan lama.

Hal tersbut disampaikan Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi di hadapan peserta Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional yang digelar di Gedung MTs Negeri Rangkasbitung, Lebak pada Selasa (12/3/2019).

“Peran perempuan untuk menyongsong bonus demografi ini sangat penting, telebih perempuan usia produktif paling banyak,” kata Ade.

Wabup mengingatkan bahwa bonus yang seharusnya menjadi berkah bagi bangsa ini bisa berbalik menjadi bencana jika kita tidak mempersiap kedatangannya.

Untuk itu Ade berpesan Kohati harus mampu membangun paradigma positif terhadap masalah bonus demografi ini. Menurutnya prasyarat yang harus dipenuhi oleh suatu negara, apabila ingin memperoleh manfaat besar dari bonus demografi, yaitu melalui sumber daya manusia yang berkualitas.

“Manfaatkan sekecil apapun peluang yang ada, kita harus siap pakai, jika tidak maka akan menjadi musibah demografi, akan berubah menjadi ancaman jika tidak mumpuni,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kohati Torismayanti mengatakan bahwa LKK yang diikuti 19 peserta ini dari merupakan perwakilan dari beberapa provinsi se Indonesia. Selain LKK, HMI juga menggelar Latihan Kader (LK) II, yang mulai tanggal 11-17 Maret 2019 di tempat yang sama. (Ali/Red)