Beranda Pemerintahan Bolos Kerja di Hari Pertama, Ratusan ASN Banten Terancam Sanksi

Bolos Kerja di Hari Pertama, Ratusan ASN Banten Terancam Sanksi

127
0
ASN Pemprov Banten saat apel hari pertama kerja setelah libur lebaran. (Wahyu/bantennews)

SERANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama Inspektorat Provinsi Banten telah memanggil ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membolos pada hari pertama kerja pasca-libur lebaran, Senin (10/6/2019). ASN yang terbukti dengan sengaja tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas terancam disanksi.

“Kita akan kembalikan kepada perundang-undangan yang berlaku, dalam hal ini Peraturan Pemerintahan (PP) mengenai Disiplin Pegawai (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil),” kata Kepala BKD Provinsi Banten, Komarudin ditemui di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: 219 ASN Pemprov Banten Bolos Kerja di Hari Pertama Kerja

Komarudin menjelaskan, sanksi tersebut bisa dalam bentuk sanksi ringan dan sedang. Sanksi ringan berupa penundaan gaji berkala dan sanksi sedang penurunan jabatan. “Tergantung dari bentuk pelanggarannya,” jelasnya.

Ia berharap bahwa bentuk panggilan tersebut dapat menjadi pembelajaran ASN di lingkungan Provinsi Banten. “Kami berharap agar ASN dapat meningkatkan kinerja lebih baik lagi.”

Sebelumnya, ratusan ASN di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten, diperiksa di lantai dua Gedung Inspektorat Pemprov Banten di KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (11/6/2019). Mereka diperiksa setelah bolos kerja pada hari pertama pasca-libur lebaran, Senin (10/6/2019).

Pantauan di lokasi, ratusan ASN terlihat mengantre di depan aula lantai dua gedung Inspektorat, untuk diperiksa secara bergilir oleh petugas gabungan dari BKD, Inspektorat dan Satpol PP.

“Iya, saya dapat surat panggilan karena disebut tidak apel. Padahal saya ikut apel. Bukti foto saya ikut apel juga ada kok,” kata salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya. (You/Red)