Beranda Pemerintahan Bojong Menteng Kembali Dilirik Jadi Lokasi TPA, Wabup Serang: Kita Masih Fokus...

Bojong Menteng Kembali Dilirik Jadi Lokasi TPA, Wabup Serang: Kita Masih Fokus PSEL

Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas (kanan). (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengakui hingga kini belum memiliki lokasi alternatif untuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) selain rencana pembangunan TPA Bojong Menteng yang telah tertunda hampir 24 tahun.

Namun, di tengah upaya melanjutkan proyek tersebut, Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas justru menyebut belum ada rencana konkret untuk melanjutkan pembangunan TPA yang selama ini menjadi polemik.

Najib mengatakan, pemerintah akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan dinas teknis.

“Itu nanti tetap kita komunikasikan dengan dinas terkait karena itu bagian dari persoalan publik juga. Pemerintah Kabupaten Serang tidak mungkin membuat kebijakan yang bertentangan dengan keinginan publik,” kata Najib, Kamis (28/5/2026).

Saat ditanya mengenai perkembangan terkini TPA Bojong Menteng, Najib menjawab belum ada aktivitas pembangunan di lokasi tersebut.

“Progresnya tanah datar, luas, dan memang belum ada apa-apa. Belum ada kegiatan apa-apa,” ujarnya.

Bahkan ketika ditanya apakah proyek tersebut akan dilanjutkan atau tidak, Najib mengaku belum memiliki rencana terkait pembangunan TPA Bojong Menteng dan memilih fokus pada program pengolahan sampah lain yang saat ini berjalan.

“Itu nanti kita tanya kepada pihak terkait karena kita belum ada rencana itu. Kita fokus ke Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan pembuangan sampah yang sekarang ke Cilowong. Kita sudah kontrak dengan TPA Cilowong milik Pemkot untuk satu tahun ini,” tegasnya.

Sementara, Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) memasukkan rencana pembangunan TPA Bojong Menteng dalam skema perencanaan jangka panjang.

Kepala Bapperida Kabupaten Serang, Devid Hermawan mengatakan, Pemkab Serang masih menjadikan Bojong Menteng sebagai opsi utama karena belum menemukan lokasi pengganti.

“Sampai saat ini kami belum memiliki alternatif lokasi selain Bojong Menteng. Karena itu kami mencoba melanjutkan skema yang sudah ada agar Kabupaten Serang memiliki tempat pemrosesan akhir sampah sendiri,” kata Devid.

Baca Juga :  Mudahkan Pemohon Bansos, Pemkab Serang Luncurkan SerangOpen

Menurutnya, pembangunan TPA Bojong Menteng sudah direncanakan sejak puluhan tahun lalu, namun tak kunjung terealisasi akibat berbagai kendala, termasuk persoalan pembebasan lahan dan penolakan warga.

“TPA Bojong Menteng ini sudah diperjuangkan hampir 24 tahun, tetapi sampai sekarang belum selesai,” ujarnya.

Dalam master plan yang disusun pemerintah, kawasan TPA Bojong Menteng dirancang seluas sekitar 120 hektare. Namun hingga saat ini sebagian besar lahan masih berada dalam penguasaan masyarakat sehingga proses pembebasan lahan belum tuntas.

Selain menyiapkan TPA, Pemkab Serang juga mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah melalui fasilitas pengolahan sampah di tingkat kecamatan dan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah