Beranda Peristiwa BMKG: Tiga Daerah di Banten Masuk Status Waspada hingga Siaga Kekeringan

BMKG: Tiga Daerah di Banten Masuk Status Waspada hingga Siaga Kekeringan

Ilustrasi

SERANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis yang berlaku pada Dasarian II Juli 2026 atau periode 11–20 Juli 2026. Berdasarkan pemutakhiran data per 10 Juli 2026, tiga daerah di Provinsi Banten masuk dalam kategori peringatan akibat menurunnya curah hujan selama musim kemarau.

Dalam rilis BMKG, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang berstatus Waspada, sementara Kabupaten Serang berada pada status Siaga. Hingga periode tersebut, tidak ada wilayah di Provinsi Banten yang masuk kategori Awas.

BMKG menjelaskan, kekeringan meteorologis merupakan kondisi berkurangnya curah hujan secara signifikan dalam periode tertentu yang dapat memicu berbagai dampak, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan, hingga penurunan kualitas lingkungan.

Selain Banten, peringatan dini kekeringan meteorologis juga diberlakukan di sejumlah wilayah lain, di antaranya Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tingkat kewaspadaan yang berbeda-beda.

BMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat, memanfaatkan sumber daya air secara bijak, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, serta terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru melalui kanal resmi BMKG.

Peringatan dini ini berlaku pada periode 11 hingga 20 Juli 2026 dan akan diperbarui sesuai perkembangan kondisi cuaca dan iklim di masing-masing wilayah.

Tim Redaksi