SERANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Banten selama tiga hari ke depan, mulai 19 hingga 21 April 2026. Sejumlah daerah diprediksi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
Pada 19 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan dengan kategori waspada meliputi Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang bagian selatan. Sementara itu, tidak terdapat wilayah yang masuk dalam kategori siaga maupun awas.
Memasuki 20 April 2026, cakupan wilayah terdampak meluas. BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang bagian utara dan selatan, Kabupaten Serang bagian selatan, Kabupaten Tangerang bagian selatan, serta Kota Tangerang Selatan. Seluruh wilayah tersebut masih berada pada level waspada, tanpa adanya peningkatan ke level siaga atau awas.
Pada 21 April 2026, potensi hujan dengan intensitas serupa masih berlanjut di beberapa wilayah, yakni Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang bagian timur, Kabupaten Tangerang bagian selatan, dan Kota Tangerang Selatan. BMKG kembali memastikan tidak ada wilayah yang berada pada level siaga maupun awas.
BMKG menegaskan bahwa meskipun status yang dikeluarkan masih berada pada level waspada, masyarakat tetap perlu berhati-hati. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tetap berpotensi menimbulkan genangan, banjir, hingga longsor di wilayah rawan, serta risiko pohon tumbang akibat angin kencang.
Informasi peringatan dini ini merupakan akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu wilayah kabupaten atau kota, sehingga kondisi cuaca di lapangan dapat bervariasi di setiap daerah. Untuk memperoleh informasi cuaca yang lebih rinci hingga tingkat kelurahan atau desa, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG melalui cuaca.bmkg.go.id.
Tim Redaksi
