Beranda Peristiwa BKSDA Jawa Barat dan Jakarta Selamatkan Bayi Duyung di Perairan Tanjung Lesung

BKSDA Jawa Barat dan Jakarta Selamatkan Bayi Duyung di Perairan Tanjung Lesung

Proses evakuasi anak ikan duyung di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. (Foto: istimewa)

PANDEGLANG – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat bersama-sama dengan Balai KSDA Jakarta dan Lembaga Konservasi PT. Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) berhasil menyelamatkan satu ekor bayi Duyung (Dugong dugon) yang terjerat jaring nelayan di perairan Tanjung Lesung Labuhan, Desa Cipanon, Kecamatan Panimbang.

Informasi adanya bayi duyung ini pertama kali diterima oleh Yus Anggoro dari LK PT. TIJA pada tanggal 24 Oktober 2018 berdasarkan laporan masyarakat. Selanjutnya pihak LK PT. TIJA berkoordinasi dengan Direktorat KKH dan Balai KSDA Jakarta serta Balai Besar KSDA Jawa Barat tentang rencana penyelamatan bayi duyung.

Pada tanggal 25 Oktober 2018, petugas Polhut dari Balai KSDA Jakarta dan Balai Besar KSDA Jabar Seksi wilayah Serang bersama-sama dengan tim dokter hewan dari LK PT TIJA melakukan evakuasi/penyelamatan bayi duyung tersebut ke Serang Banten.





Bayi duyung yang diselamatkan diperkirakan berumur 5-6 bulan dengan panjang 110 cm. Pada beberapa bagian tubuhnya terdapat banyak goresan luka karena terkena jaring. Setelah dilakukan observasi/pemeriksaan diputuskan bayi duyung tersebut dibawa ke LK TIJA untuk dititip rawat.

“Beberapa hal yang menjadi pertimbangan bayi duyung tersebut tidak langsung dilepas kembali ke laut antara lain karena adanya banyak luka goresan di tubuh yang memerlukan perawatan,  duyung tersebut masih bayi dan menyusu. Saat ini bayi duyung tersebut dirawat di kolam karantina Seaworld Ancol,” kata BKSDA Jakarta melalui pres rilis yang diterima BantenNews.co.id, Jumat (26/10/2018).

Keberhasilan penyelamatan bayi duyung ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang aktif melapor dan dengan sukarela menyerahkan, respon cepat dari Direktorat KKH dan koordinasi yang baik antara LK PT TIJA, Balai Besar KSDA Jawa Barat dan Balai KSDA Jakarta.

“Semoga bayi duyung ini terus membaik dan pada saatnya nanti dapat dikembalikan ke habitat alaminya di lautan lepas,” harapnya. (Med/Red)