Beranda Pemerintahan BIS Bakal Disulap Jadi Ruang Publik Modern, Tak Hanya untuk Pertandingan Sepak...

BIS Bakal Disulap Jadi Ruang Publik Modern, Tak Hanya untuk Pertandingan Sepak Bola

Ilustrasi hasil desain AI

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten merencanakan pengembangan kawasan Banten International Stadium (BIS) agar memiliki fungsi seperti Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Selain menjadi arena olahraga, kawasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari sebagai ruang publik dan pusat berbagai aktivitas.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan kawasan Sport Center seluas sekitar 60 hektare itu belum dimanfaatkan sesuai tujuan awal pembangunannya. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya menjadi pusat kegiatan masyarakat, olahraga, anak-anak, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita punya Sport Center. Saat ini Sport Center kita merupakan salah satu lapangan bola terbaik di Indonesia. Problem kita adalah dari seluruh area yang ada, kita belum membangunnya sesuai dengan tujuan untuk menjadi pusat kegiatan masyarakat, pusat kegiatan anak-anak, pusat kegiatan olahraga, dan pusat kegiatan UMKM,” kata Andra saat peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, konsep pengembangan kawasan BIS tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pertandingan olahraga. Kawasan itu juga dirancang agar tetap hidup meski tidak ada agenda pertandingan.

Andra berharap kawasan BIS nantinya memiliki fungsi serupa GBK yang setiap hari menjadi tempat masyarakat berolahraga, berekreasi, dan beraktivitas.

“Kalau mungkin kita bisa bandingkan ya nantinya seperti Gelora Bung Karno. Di situ tidak hanya ramai saat Sabtu dan Minggu, tetapi bisa setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas dan difasilitasi oleh berbagai sarana yang tersedia,” ujarnya.

Selain menjadi ruang publik, Pemerintah Provinsi Banten juga merencanakan pembangunan sejumlah venue olahraga baru, pusat kegiatan UMKM, serta pusat pendidikan olahraga yang akan dipusatkan di kawasan Sport Center.

Menurut Andra, pengembangan kawasan BIS merupakan bagian dari persiapan Banten sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 dengan Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Persiapan Tuan Rumah PON 2032, Gubernur Minta KONI Banten Lakukan Pembinaan Atlet

Sebagai pendukung rencana tersebut, Pemprov Banten juga menyiapkan pelebaran Jalan Palima–Baros. Prosesnya telah ditindaklanjuti melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah pusat terkait skema pembiayaan bersama (cost sharing).

“Terlebih lagi tahun 2032 kita telah ditunjuk sebagai tuan rumah PON bersama dengan Provinsi Lampung, sehingga menjadi sebuah keharusan buat kita untuk pertama, memperlebar Jalan Palima–Baros. Dan itu telah kita tindak lanjuti dengan menyusun MoU dengan pemerintah pusat terkait cost sharing. Kedua, Pemerintah Provinsi Banten akan membangun beberapa venue untuk memfasilitasi kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Andra berharap pengembangan kawasan tersebut mampu menyediakan ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat, terutama anak-anak.

“Harapan kita, semoga anak-anak Banten terfasilitasi untuk ruang publiknya, ruang tumbuhnya. Kita harus memastikan bahwa sekolah adalah tempat yang aman untuk anak-anak Banten, dan keluarga menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh dan berkembang,” tutupnya.

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo